Presiden Jokowi Undang Gubernur Riau Membahas RTRW
Kamis, 01 Juni 2017 17:30 WIB
JAKARTA - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman langsung bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara guna membahas rencana tata ruang wilayah (RTRW) Provinsi Riau yang hingga saat ini terus mengalami kendala dan perdebatan.
Guna mengakhiri adanya perbedaan pendapat antara pemerintah provinsi dengan DPRD dan pemerintah pusat. Gubri Andi Rachman minta arahan dan nasehat presiden ke Istana Negara Jakarta hari ini, Rabu (31/5/17).
Dalam rapat tersebut hadir sejumlah menteri kabinet kerja. Di antaranya Menteri Bapenas, Menteri Agraria dan Tata Ruang dan sejumlah menteri lain. Sementara dari Pemprov Riau selain Gubri Andi Rachman, hadir juga Sekda Riau Ahmad Hijazi dan Kepala Bappeda Riau Rahmad Rahim.
Persoalan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau yang hingga kini belum disahkan, membuat pertumbuhan investasi menjadi lamban. Tak hanya itu, ketiadaan RTRW memuat pembangunan terkendala.
Sebelumnya, Gubri mengatakan dalam penyusunan RTRW Riau, Pemprov Riau tetap mengacu kepada SK Perubahan RTRW Riau ini bernomor SK.314./MENLHK/SETJEN/PLA.2/4/2016 tertanggal 20 April 2016 yang ditandatangani langsung Menteri LHK, Siti Nurbaya. SK ini merupakan revisi dari SK 878/Menhut-II/2014 tertanggal 29 September 2014.
"Soal RTRW ini saya tetap tegaskan jangan sampai lari SK Menteri LHK itu," kata Andi Rachman beberapa waktu lalu terkait progres RTRW Riau.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Pemko Butuh Geospasial untuk Susun Rencana RTRW Pekanbaru
-
Dumai
Pemko Dumai Konsultasi Publik Pemantapan Draft RTRW Tahun 2018 - 2038
-
Politik
351 Izin Masih Terganjal RTRW Riau yang Belum Disahkan
-
Politik
Soal RTRW, Legislator Riau Bakal Laporkan Kementerian LHK ke Ombudsman RI
-
Lingkungan
Gubri Sebut Karena RTRW Penekanan Angka Kemiskinan tak Optimal
-
Lingkungan
Pengesahan RTRW Riau Masih Menunggu Finalisasi Dua Kementerian

