Presiden SBY Marah Gubri Tak Hadir Teleconference
Jumat, 14 Maret 2014 16:30 WIB
PEKANBARU - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat mengetahui Gubernur Riau Annas Maamun tak menghadiri teleconference dengan dirinya dari Semarang, Jawa Tengah.
Sementara para pejabat Provinsi Riau berkumpul di Mapolda Riau, Jumat (14/3/14). "Kemana Pak Gubernur. Sebagai kepala daerah, semestinya gubernur yang menjelaskan progress perkembangan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan," ujar presiden mengawali teleconference.
Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Becana (BNPB) Syamsu Maarif, saat memperkenalkan para peserta teleconference, sempat menyebutkan kalau Gubri Annas tidak bisa mengikuti kegiatan ini karena masih berada di lapangan untuk meninjau kondisi Karhula.
Meski telah mendapat penjelasan dari syamsul Maarif, namun Presiden SBY tetap kecewa. Ia pun lanas mempertanyakan langkah-langkah yang selama ini telah dilakukan Pemprov Riau, sehingga gagal mengantisipasi musibah kabut asap terulang.
"Mengapa Riau lagi, Riau lagi terkena kabut asap. Baru tahun lalu asap datang, sekarang sudah datang lagi," runtuknya.
Lebih lanjut presiden mengatakan, "Negara ini memiliki pimpinan. Ada gubernur, bupati dan camat dan aparatur pemerintah lainnya. Semestinya bisa melakukan pengawasan agar kabut asap tak terulang terus," kritiknya lagi.
Sampai saat ini releconference masih berlangsung. Wagubri Arasyadjuliandi Rahman, Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono dan pejabat lainnya tekun mendengarkan pengarahan kepala negara.***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

