Berstatus Tersangka, Ketua Komisi I DPRD Minta Kadis PUPR Pekanbaru Mundur
Hadi Pramono Senin, 14 Agustus 2017 18:15 WIB
PEKANBARU - Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Hotman Sitompul, meminta Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Zulfikli Harun, berjiwa besar untuk mundur dari tugasnya di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Desakan ini, menyusul status tersangka yang disematkan oleh Zulfikli Harun, dalam kasus Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) beberapa waktu yang lalu.
"Kalau dia (Zulfikli,red) memahami sebutan tersangka itu apa, kembali kepada diri masing-masing. Kalau kita dari DPRD secara perspektif hukum, kalau sudah tersangka sudahlah legowo saja mundur. Walikota tunjuk langsung Plt," kata Hotman, kepada wartawan, Senin (14/08/17).
Menurutnya, sikap mengundurkan diri ini dianggap solusi akhir. Mengingat, sudah banyak desakan masyarakat yang mengharuskan Zulfikli mundur. Apalagi saat ini, Zulfikli masih berhadapan dalam proses hukum yang dihadapinya.
"Sudah banyak pergunjingan orang memang idealnya lebih baik mundur. Jadi beliau (zulfikli,red) tidak terkendala kedepan dalam menghadapi kasus hukum," terang politisi Partai PDI P ini.
Adanya sikap pembiaran dari Pimpinannya dalam hal ini Wali Kota (Wako) Pekanbaru, jelas menjadi tanda tanya ditengah masyarakat. Sebab, dalam struktur OPD ini dapat mengganggu aktivitas layanan publik ditengah kasus yang menjerat Kadis PUPR tersebut.
"Saya lihat Walikota belum mengambil sikap tegas dalam menon aktifkan anak buahnya. Kenapa masih dipertahankan. Mungkin walikota punya alasan tersendiri," pungkasnya seperti dikutip riauaktual.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kadis PUPR Kota Pekanbaru Zulkifli Harun telah ditetapkan menjadi tersangka kasus pungutan liar (pungli) izin usaha jasa konstruksi (IUJK).
Namun dia tidak bernasib sama dengan tiga bawahannya Said, Martius dan Hairil sebagai tenaga harian lepas (THL) yang bekerja di Dinas PU yang langsung ditahan setelah ditetapkan jadi tersangka pada 10 April lalu.
(rac/rac)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026
-
Hukrim
Abdul Wahid Bantah Perintah Setoran di Sidang Tipikor Pekanbaru
-
Hukrim
HAKORDIA 2025 di Yogyakarta Jadi Tonggak Baru Sinergi Nasional Lawan Korupsi
-
Politik
Profil Bupati Meranti Muhammad Adil yang Kena OTT KPK
-
Sosial
LINK Download Twibbon Hari Anti Korupsi Sedunia 2022 Gratis
-
Hukrim
Tersangka Korupsi Dana Zakat Baznas Dumai Tertangkap, Ini Sosoknya

