Dewan Minta Pemkab Meranti Bangun Jalan Antar Desa
Minggu, 24 November 2013 17:20 WIB
PULAU MERBAU - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, diminta masyarakat di Kecamatan Pulau Merbau untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan penghubung antara desa pada tahun ini. Sebab, daerah ini kondisi wilayahnya masih jauh dari program pembangunan dari pemerintah dan penduduknya masih tergolong banyak yang miskin.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Edy Mashudi menjelaskan, tingginya tingkat kemiskinan di kecamatan Pulau Merbau tersebut disebabkan masih minimnya pembangunan infrastruktur, terutama infrastruktur jalan poros penguhung antar desa. Karena, menurut hematnya, sejauh ini pembangunan jalan atau semenisasi belum masuk wilayah itu.
"Saya sangat mengharapakan Pemerintah Kepulauan Meranti memalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk dapat memprioritaskan pembangunan infrastruktur khususnya pembangunan jalan poros penghubung antar desa di Kecamatan Pulau Merbau. Dengan adanya pembangunan itu tentunya kemiskinan bakal mampu dikurangi," harapnya.
Menurut Edy, Kecamatan Pulau Merbau masih sangat kekurangan pembangunan infrastruktur jalan poros di antar desa, masih banyak yang belum trealisasi dengan baik. Diantaranya jalan Batang Meranti menuju desa Renak Dungun sepajang 3,25 kilommeter (KM). Jalan poros Desa Semukut menuju Desa Teluk Ketapang, desa Semukut menuju Desa Centai yang membutuhkan perhatian serius dari Pemkab Kepulauan Meranti.
"Jalan tersebut merupakan satu-satu jalan trasnsportasi menuju kota Selatapanjang yang harus dilewati setiap hari oleh masyarakat di beberapa kecamatan disekitar wilayah tersebut. Dengan kondisi jalan sudah banyak yang rusak, jalan tersebut juga masih sangat kecil dan ini tentunya perlu dilakukan perbaikan dan pelabar jalur jalan tersebut. Sehingga bisa dilalui kendaraan roda 4," ujarnya.
Dikatakan Edy, Kecamtan Tasik Putri Puyu sudah memiliki Pukesmas, namun yang mejadi persoalan saat ini jalan menuju pukesmas tersebut masih kecil sehingga menjadi kendala dalam penagani pasien. Tentunya kondisi ini membuat semua orang yang melihat jadi miris. Sudah selayaknya pemerintah setempat untuk melakukan tindakan soal persoalan tersebut.
"Bisa kita bayangkan seorang pasien harus berbaring dalam gerobak saat akan menuju Pukewsemas .loleh karena itu kita memharpakan jalan-jalan poros penghubung antar desa di wilayah kecamatan Pulau Merbau dapat diprioritaskan pada tauhn agnggaran 2014 mendatang," kata politisi muda dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kepulauan meranti itu.
Untuk itu kedepannya masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Kepulauan Meranti, diminta untuk terlebih dahulu melakukan surve kelapangan sebelum mengajukan usulan program pembangunan. Sehingga program pembangunan yang diajukan tersebut benar-benar bisa tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (Sawal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda

