• Home
  • Politik
  • Johar Firdaus Sebut Ada Tahanan KPK dan Orang Penting Berperan Dalam Kasusnya

Johar Firdaus Sebut Ada Tahanan KPK dan Orang Penting Berperan Dalam Kasusnya

Rabu, 20 April 2016 19:23 WIB
PEKANBARU - Ditetapkannya Johar Firdaus sebagai tersangka suap ABPD Riau bersama Suparman diduga mantan Ketua DPRD Riau itu ada campur tangan orang yang pernah berkuasa di Riau. Orang dimaksud merupakan tahanan KPK yang saat ini menjalani masa hukuman di Pekanbaru.

Hanya saja, Johar tidak menyebut siapa orang yang pernah memegang kekuasan tertinggi di Riau itu. Menurutnya, orang tersebut biarlah menjadi rahasia antara dirinya dan kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution.

"Biarlah ini menjadi rahasia antara kami," sebut Johar didampingi Razman kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (20/4/2014) malam.

Johar menceritakan, dirinya sebelum ditetapkan sebagai tersangka pernah dihubungi oleh seseorang untuk datang ke sebuah rumah sakit. Karena kenal, dia datang dan masuk ke sebuah ruang VIP di rumah sakit tersebut.

"Saya bertanya, siapa yang sakit. Rupanya di dalam sudah orang yang sedang menjalani hukuman karena tersangkut kasus di KPK. Orangnya pernah menjadi pejabat penting di Riau," kata Johar.

Kepada Johar, mantan orang penting meminta dirinya untuk siap-siap karena sebentar lagi menjadi tersangka di KPK. "Katanya siap-siap," ucap Johar.

Benar saja, tak lama kemudian Johar ditetapkan sebagai tersangka. Meski demikian, Johar tetap bingung dengan penetapan statusnya ini karena sudah lima bulan sejak persidangan suap di Pengadilan Tipikor, kasus ini dianggapnya clear.

"Sejak 5 bulan itu, saya tidak pernah diperiksa KPK," ucap Johar.

Terlepas dari adanya pengaruh mantan orang penting di Riau itu, Razman selaku kuasa hukum Johar menjadikan hal ini sebagai pelajaran.

Razman meminta KPK untuk menarik semua tahanan KPK yang sedang menjalani hukuman dan ditahan di Riau.

"KPK seharusnya berkoordinasi dengan Menkumham terkait ini. Tarik semua tahanan KPK yang ada di Riau dan masukkan ke penjara Sukamiskin, disanalah tempatnya," ucap Razman didampingi timnya, Femi dan Wan Subantri.

Menurut Razman, pemusatan tahanan KPK di Sukamiskin akan lebih efektif mengendalikan dan memantaunya, sehingga tidak ada jalan lagi memberi pengaruh.

(rdk/frc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags KPKKorupsi
Komentar