Ketua DPD PDIP Kordias Senang Jika Digandeng Andi Bangun Riau
Kamis, 26 Mei 2016 12:36 WIB
PEKANBARU - Ketua DPD PDI Perjuangan Riau Kordias Pasaribu tidak menampik informasi yang menyebutkan kalau dirinya termasuk salah seorang yang berharap bisa menjadi pendamping Arsyadjulian Rachman, menjadi Wakil Gubernur Riau. Kekuasaan adalah bagian terpenting dari targeti partai politik.
"Lumrah kan, partai politik mengincar posisi kekuasaan. Karena itu memang menjadi target kegiatan politik. Demikian juga dengan PDIP, kalau memang memungkinkan, kami akan sangat senang jika digandeng Pak Gubernur untuk bersama-sama membangun Riau," ujarnya memjawab wartawan di Pekanbaru, Kamis (26/5/16).
Meskipun memiliki harapan bisa bersama-sama membangun Riau, namun Kordias menyadari bahwa untuk posisi Wakil Gubernur Riau domainnya milik Partai Golkar. Karena saat Pilkada lalu partai tersebut tak berkoalisi dengan partai manapun mengusung Annas Maamun-Aryadjuliandi Rachman.
Karena itu, Kordias mengaku kalau dirinya lebih bersikap menunggu. Melihat perkembangan sikap Partai Golkar untuk mencari sosok untuk mengisi posisi Wagubri. Menurutnya, dalam situasi Riau yang banyak menghadapi masalah, membangun koalisi adalah pilihan positif yang penting untuk diwujudkan.
"Kebersamaan menurut saya bisa mejadi kunci sukses pengelolaan daerah ini. Kalau diajak Golkar berkualisi tentu kami menyambut senang. Tapi memang semuanya tergantung pada sikap Golkar. Karena Golkar yang berhak menentukan siapa yang menjadi wakil gubernur," tuturnya.
Lebih lanjut Kordias mengatakan, bahwa DPP PDI Perjuangan memang mendukung penuh jika ada kadernya di Riau yang dipercaya menjadi Wakil Gubernur Riau.
Pada kesempatan sebelumnya, Arsyadjuliandi Rachman resmi menjabat sebagai Gubernur Riau definitif setelah dilantik Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (25/5/16) sore.
Usai pelantikanpun Andi Rachman, begitu Gubri biasa disapa langsung ditanya oleh Presiden Jokowi mengenai calon pendampinginya. Ia pun langsung menjawab calon pendampingnya adalah orang dari Partai Golkar.
"Tadi saya ditanya Pak Presiden soal pendamping. Saya menjabat calon pendampingnya adalah orang dari Partai Golkar pak," kata Andi Rachman dan seketika itu didengar oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla sambil tertawa.
Terlontarnya jawaban mengenai calon wakilnya dari Partai Golkar, Andi Rachman beralasan, karena saat dirinya maju mendampingi Annas Maamun hanya diusung Partai Golkar.
Dengan begitu, secara ketentuan memang hanya dari Partai Golkar yang berhak diusulkan menjadi Wakil Gubernur Riau mendampinginya dalam menjalankan roda pemerintah di Riau.
Saat ditanya siapa sosok wakil dinginnya nanti, Andi menyatakan adalah orang yang benar-benar diajak bekerja sama serta tidak berpikir bercabang-cabang. Kemudian mau membangun daerah dengan sungguh-sungguh.
"Masalah Wagub kita mencari wakil yang bisa diajak bekerja sama, yang betul-betul mau membangun negeri ini. Jangan bercabang-cabang. Yang jelasnya berkomitmen ingin memajukan daerah ini," ujarnya.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Gubernur Riau Teken MoU Bersama Badan Restorasi Gambut
-
Lingkungan
Riau Contoh Terbaik Dunia untuk Restorasi Gambut
-
Sosial
Gubernur Riau Sebut Kuansing Potensi Jadi Kawasan Pariwisata
-
Sosial
Peringatan HANI 2017, Gubri Minta Seluruh Unsur Berantas Narkoba
-
Hukrim
Muncul Spanduk Gelap Sudutkan Keluarga Gubri Soal Setoran Proyek
-
Sosial
Gubernur Riau Sebut Peredaran Narkoba Melalui Pelabuhan Tikus

