PDI-P tak Rebut Pimpinan Alat Kelengkapan DPRD Dumai
Minggu, 19 Oktober 2014 16:51 WIB
DUMAI - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Dumai Gusri Effendi, mengaku tidak ada istilah rebutan dalam penentuan pimpinan alat kelengkapan di lembaga wakil rakyat ini.
"Fraksi PDIP tidak berambisi untuk merebut unsur pimpinan di alat kelengkapan dewan. PDI Perjuan malah memfokuskan kinerja untuk kepentingan masyarakat," katanya, Ahad (19/10/14).
Ia beralasan, penentuan pimpinan alat kelengkapan lembaga lebih mengutamakan rasa kepercayaan dan musyawarah bersama seluruh DPRD Dumai yang berjumlah 30 orang.
Namun, sebagai partai pemenang pemilu legislatif April lalu, kader PDIP layak mendapat kepercayaan dari legislator lain sebagai pimpinan alat kelengkapan.
"Sejumlah kader PDIP sudah diusulkan, dan kalau kita dipercaya duduk di unsur pimpinan alat kelengkapan, tentu saja amanah ini akan diemban dengan sebaiknya," ujar dia.
Ketua Sementara DPRD Dumai ini menegaskan, untuk pengambilan keputusan pihaknya akan mengupayakan lewat musyawarah dengan mengedepankan rasa kebersamaan dan harmonis.
Menurut dia, sejak dilantik pada 3 September lalu, PDIP langsung melakukan silaturahmi dan konsolidasi internal DPRD untuk menciptakan hubungan yang erat dan harmonis.
"Demi suksesnya perjalanan pembangunan daerah ke depan, kita akan bekerja keras dan saling bersinergi dengan pemerintah serta elemen masyarakat lainnya," katanya.
Diketahui, pembentukan alat kelengkapan dewan, yaitu komisi, badan anggaran, badan musyawarah, badan kehormatan dan badan legislasi menunggu pelantikan pimpinan defenitif DPRD Dumai yang dijadwalkan pada Rabu 22 Oktober pekan depan.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

