Jelang Pilkada Kota Dumai
Penjabat Walikota Dumai Kembali Intruksi PNS Harus Netral
Rabu, 09 September 2015 20:52 WIB
DUMAI - Akan terselenggaranya Pesta Demokrasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) pada 9 Desember 2015 mendatang, Pejabat (PJ) Walikota Dumai tak henti-hentinya memghimbau serta mengintruksikan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) beserta keluarga untuk menjaga netralitasnya sebagai aparatur negara.
Himbauan tersebut kembali disuarakan oleh PJ Walikota Dumai H.Arlizman Agus saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-III Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Dumai tahun 2015 yang dilaksanakan di Gedung Arthabella belum lama ini.
Dalam kesempatan tersebut, Arlizman kembali menghimbau kepada seluruh anggota DWP Kota Dumai yang notabene ialah istri PNS dan tak jarang juga menjabat sebagai PNS dilingkungan Pemerintah Kota Dumai.
"Dalam hal ini, kami Pemerintah Kota Dumai tak henti-hentinya menghimbau dan memberi pemahaman kepada seluruh PNS Kota Dumai beserta istri dan keluarga untuk menjaga netralitasnya sebagai aparatur negara. Tak hanya itu, Pemerintah Kota Dumai juga tak henti-hentinya memantau seluruh pergerakan PNS melalui Sekretaris Daerah Kota Dumai dan Badan Kepegawaian Daerah," katanya.
Dijelaskan Arlizman Agus, memilih memanglah hak dari setiap Warga Negara tanpa terkecuali termasuk PNS.
"Silahkan saja, PNS beserta keluarga memilih pemimpin berdasarkan hati nuraninya masing-masing untuk membawa Kota Dumai kearah yang lebih baik. Hanya saja, dalam hal ini PNS sebagai aparatur negara dilarang terlibat aktif dalam dukung-mendukung salah satu pasangan calon atau kandidat Walikota dan Wakil Walikota," teranya.
Jikalau nantinya, lanjutnya, kami mendapatkan laporan dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) ada salah seorang dari PNS Kota Dumai yang terlibat aktif dalam politik praktis, maka Pemerintah Kota Dumai tak akan segan-segan dalam memberikan sanksi.
"Sanksi tersebut banyak bentuknya, dimulai dari berupa nasehat, arahan, peringatan atau jika memang sangat fatal dapat berakibat pada pemberhentian," tegasnya.
Untuk itu, melalui peranan wanita atau ibu-ibu sekalian, lanjutnya, mari bersama-sama kita ikuti dan sambut pesta demokrasi mendatang dengan sebagaimana mestinya.
"Patuhilah Undang-undang dan Peraturan yang berlaku, agar kita semua secara bersama-sama dapat menciptakan kondisi yang aman, tertib, dan damai. Agar Pemilu yang akan dilaksanakan secara serentak tersebut dapat terselenggara dengan baik di Kota Dumai kita tercinta ini, yakni Tanah Melayu," tutupnya.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Bupati Kasmarni Terima Audiensi dan Silaturahmi Ketua Bawaslu Bengkalis
-
Politik
Ini Nomor Urut Parpol 2024 yang Wajib Kalian Ketahui
-
Politik
KPU Tingkatkan Partisipasi Pemilih Lewat Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan
-
Politik
Bawaslu Bengkalis Uji Petik Sejumlah Data Pemilih 2021
-
Politik
Hasil Pleno KPU Dumai, Paisal-Amris Pemenang Pilkada Dumai
-
Politik
Kapolda Riau Minta Penyelenggaraan Pilkada Kedepankan Prokes Covid-19

