Septina Primawati Tak Masuk Bursa Ketua DPRD Riau
Selasa, 01 September 2015 15:31 WIB
PEKANBARU - Ditetapkannya Suparman sebagai calon bupati Rokan Hulu periode 2016-2021, DPD I Golkar Riau versi Abu Rizal Bakrie mulai merancang penggantinya di kursi nomor satu DPRD Riau.
"Ada tiga nama yang bakal masuk rekomendasi DPD ke DPP nantinya. Tiga nama itu yakni, Supriati, Masnur dan Erizal Muluk," kata salah seorang sumber terpercaya riauterkinicom, Selasa (01/09/15).
Sumber tersebut memastikan, nama Septina Primawati (istri Ruzli Zainal) tidak akan masuk rekomendasi. Hal ini disebabkan karena yang bersangkutan tidak masuk dalam kepengurusan DPD I Golkar Riau versi Abu Rizal Bakrie.
"Beliau (Septina Primawati,red) tidak masuk kepengurusan, bagaimana mau direkomendasikan. Tiga nama yang bakal dikirimkan itu akan dikirim dengan berbagai argumentasi dari DPD I Golkar Riau," ungkapnya.
Ia pun meyakini, DPP Golkar versi Abu Rizal Bakrie lah yang mempunyai hak dan kewenangan memutuskan satu dari tiga nama yang bakal menjadi ketua DPRD Riau selanjutnya. Terlebih lagi sebutnya, jabatan ketua dewan yang diemban Suparman dulunya, diputuskan DPP Golkar versi Abu Rizal Bakrie.
"Kita yakin DPP Golkar versi Abu Rizal Bakrie yang akan memutuskan satu nama nantinya. Kita tetap yakin itu," tutupnya.
Seperti yang diketahui, Suparman secara resmi telah ditetapkan sebagai calon bupati Rokan Hulu oleh KPU Rokan Hulu beberapa waktu yang lalu. Sesuai aturan PKPU, anggota dewan yang sudah ditetapkan sebagai calon kepala daerah, maka harus mengundurkan diri dari jabatannya di legislatif.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
DPP Partai Golkar Tunjuk Elda Suhanura Jabat Ketua DPRD Indragiri Hulu
-
Politik
DPD Golkar Riau Santai Annas Maamun dan Yopi Arianto Masuk NasDem
-
Politik
Rakerda Golkar Riau Memantapkan Dukungan Pencapresan Airlangga
-
Politik
Syamsuar Lapor DPP Golkar Soal Calon Wako Dumai Didukung Meninggal
-
Politik
Pilkada Dumai, Agus Purwanto Serukan Kader Demokrat Solid Menangkan ESSA
-
Politik
Eko Suharjo-Syarifah Ajak Pendukung Berpolitik Santun di Pilkada Dumai

