Utusan Golkar Tinggalkan Lokasi Sosialisasi Kampanye
Rabu, 22 Januari 2014 16:03 WIB
PASIRPANGARAIAN - Sosialisasi Kampanye digelar Panwaslu Kabupaten Rokan Hulu di Hotel Sapadia Pasirpangaraian diwarnai insiden peserta meninggalkan ruangan, Rabu (22/1/14). Karena lama menunggu, sedikitnya enam kader Partai Golkar meninggalkan ruangan acara.
Salah satu kader yang meninggalkan ruangan yakni Sekretaris DPD II Partai Golkar Rohul Hasanuddin. Ketua DPRD Rohul ini terlihat kesal karena acara yang seharusnya digelar pukul 08.00 WIB molor sampai beberapa jam. Padahal, peserta sendiri sudah sekitar dua jam menunggu.
Data dirangkum riauterkinicom dari berbagai sumber terungkap, jadwal Sosialisasi Kampanye Partai Politik dan Calon Legislatif Pemilu 2014 digelar Panwaslu Rohul di hotel itu rencananya dibuka pukul 08.00 WIB. Namun karena lambatnya perwakilan dari Pemkab Rohul, acara molor dan menyebabkan peserta kecewa.
Di rasa waktu molor lama, Sekretaris DPD II Partai Golkar Hasanuddin merasa kesal kepada panitia pelaksana. Tak hanya itu, Ketua DPRD Rohul ini juga mengajak semua kader Golkar untuk meninggalkan ruangan. Ajakan itu diikuti semua kader Golkar yang hadir yakni Sekretaris DPD II Golkar, empat utusan Caleg dari empat Daerah Pemilihan (Dapil), dan peserta lain.
Menanggapi insiden tersebut, Ketua Panwaslu Rohul Suherman mengakui insiden itu timbul hanya karena teknis yakni masalah penyusunan jadwal karena tidak pas dengan jadwal undangan dari Pemkab Rohul.
Atas insiden tersebut, melalui wartawan, Suherman meminta maaf kepada peserta yang kesal atas molornya waktu kegiatan dan meninggalkan ruangan acara.***(zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

