Dampak Kabut Asap, 30.249 Jiwa Penderita ISPA di Riau
Selasa, 04 Maret 2014 10:35 WIB
JAKARTA - Berdasarkan hasil penanganan darurat bencana asap di Riau sampai Senin (3/3/14). Jumlah penderita ISPA di Riau mencapai 30.249 jiwa akibat bencana asap hampir tersebar di semua kabupaten/kota di Riau.
Hal ini disampaikan Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Senin (3/3/14) di Jakarta. Katanya, berdasarkan sejumlah pantaun kabut asap di Riau semakin tebal bila dibandingkan hari kemarin.
"Hasil pantauan NOAA18, hotspot sebanyak 14, di mana di Bengkalis ada 3 titik, Inhu 1 titik, Kampar 3 titik, Kuansing 1 titik, Pelalawan 4 titik, dan Siak 2 titik," kata Sutopo.
Tambah Sutopo, hal yang berbeda menurut pantauan MODIS total hotspot di Riau 338 titik, seperti di Bengkalis 100 titik, Dumai 21 titik, Inhil 55 titik, Kampar 1 titik, Meranti 80 titik, Pelalawan 29 titik, Rohil 4 titik, dan Siak 48 titik.
"Sedangkan menurut pantauan BMKG, visibility di bandara SSK II hingga pukul 18.15 WIB adalah 200 meter, kabut asap makin tebal," sebutnya.
Dijelaskan Sutopo, Satgas udara: heli water bombing dan survey sudah sempat berangkat tapi tidak bisa dilanjutkan karena kondisi asap yang tebal.
Hal ini disampaikan Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Senin (3/3/14) di Jakarta. Katanya, berdasarkan sejumlah pantaun kabut asap di Riau semakin tebal bila dibandingkan hari kemarin.
"Hasil pantauan NOAA18, hotspot sebanyak 14, di mana di Bengkalis ada 3 titik, Inhu 1 titik, Kampar 3 titik, Kuansing 1 titik, Pelalawan 4 titik, dan Siak 2 titik," kata Sutopo.
Tambah Sutopo, hal yang berbeda menurut pantauan MODIS total hotspot di Riau 338 titik, seperti di Bengkalis 100 titik, Dumai 21 titik, Inhil 55 titik, Kampar 1 titik, Meranti 80 titik, Pelalawan 29 titik, Rohil 4 titik, dan Siak 48 titik.
"Sedangkan menurut pantauan BMKG, visibility di bandara SSK II hingga pukul 18.15 WIB adalah 200 meter, kabut asap makin tebal," sebutnya.
Dijelaskan Sutopo, Satgas udara: heli water bombing dan survey sudah sempat berangkat tapi tidak bisa dilanjutkan karena kondisi asap yang tebal.
Survey titik api dilakukan dengan heli SAR pada pagi hari dan pesawat tempur Hawk 200 yang mampu terbang tinggi, dan menemukan 16 titik api di daerah Selatan.
"Heli Sikorsky sudah datang di Pekanbaru pukul 17.00 WIB, sehingga sekarang sudah ada 6 heli pembom air: 2 dari Bolco, 1 dari SAR, 1 Sikorsky, 2 dari Sinar Mas," paparnya.
Sementara itu Satgas Darat, kata Sutopo, satuan teritorial berhasil menemukan tambahan titik api. Total titik api yang dipadamkan adalah 27 titik api, dan masih ada 42 titik api.
Sementara itu Satgas Darat, kata Sutopo, satuan teritorial berhasil menemukan tambahan titik api. Total titik api yang dipadamkan adalah 27 titik api, dan masih ada 42 titik api.
Sedangkan, Manggala Agni berhasil memadamkan 22 hektar di cagar Biosfir GSK, Suaka Margasatwa Kerumutan, Bukit Lengkung dan Dumai.
Lebih jauh Sutopo mengatakan, BMKG melaporkan terjadi hujan dengan intensitas ringan di Mandau, Kuansing, Pelalawan, Rohul dan sebagian Siak.
Lebih jauh Sutopo mengatakan, BMKG melaporkan terjadi hujan dengan intensitas ringan di Mandau, Kuansing, Pelalawan, Rohul dan sebagian Siak.
Angin bertiup cukup kencang 7 knots dari arah utara ke Pekanbaru. Hal ini menyebabkan kondisi kabut asap di Pekanbaru makin tebal, visibility hanya 200 meter pada pukul 19.00 WIB.
"Untuk ISPU, kualitas udara tidak sehat di Pekanbaru 170 psi, dan di daerah utara seperti Dumai dan Duri nilai ISPU pada level berbahaya yaitu 500 psi. Ini membuat kasus penyakit ISPA dan lain-lain makin meningkat, penderita ISPA sebanyak 30.249, pneumonia 562, asma 1.109, iritasi mata 895, iritasi kulit 1.490," jelasnya.***(jor)
"Untuk ISPU, kualitas udara tidak sehat di Pekanbaru 170 psi, dan di daerah utara seperti Dumai dan Duri nilai ISPU pada level berbahaya yaitu 500 psi. Ini membuat kasus penyakit ISPA dan lain-lain makin meningkat, penderita ISPA sebanyak 30.249, pneumonia 562, asma 1.109, iritasi mata 895, iritasi kulit 1.490," jelasnya.***(jor)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

