Terbukti Terlibat Karhutla,
Gubri Intruksikan Kapolda Riau Tangkap Kades dan RT
Senin, 23 Juni 2014 20:04 WIB
PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun sepertinya mulai geram dan kesal dengan ulah para pembakar lahan dan hutan. Pasalnya, beberapa wilayah yang rawan terjadi kebakaran sudah menghasilkan titik api dan kabut asap.
Saking geramnya, Gubri meminta agar Kepolisian Daerah (Polda) Riau agar memburu dan menangkap para pelaku tersebut. Bahkan, Gubri menegaskan agar kepala desa, RT dan RW juga ikut ditangkap jika terindikasi melakukan atau terlibat pembakaran.
"Pak Kapolda, tangkap saja kepala desa, ketua RT dan lainnya yang terlibat pembakaran," tegas Gubri kepada sejumlah wartawan usai menghadiri Paripurna HUT Kota Pekanbaru, di DPRD Pekanbaru, Senin (23/6/2014).
Pihak kepolisian dan unsur terkait lainnya agar bersikap tegas dan adil dalam penanganan kasus ini. Karena Riau sudah memasuki musim kemarau kering dan diprediksi akan mengancam terjadinya kebakaran dan kabut asap yang lebih dahsyat lagi dibanding awal tahun lalu.
Gubri juga telah meminta bantuan kepada Pemerintah Pusat untuk mendatangkan satu helikopter pesawat ke Riau khusus untuk siaga dan memantau kondisi terkini seluruh titik api di Riau. "Kita sudah sampaikan ke pusat, mudah-mudahan dipenuhi," harapnya.
Berdasarkan data yang dirilis Badan Penanggunglangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Minggu (22/6/2014), hasil pantauan Satelit NOAA, terdapat sebanyak 116 titik api di Pulau Sumatera. Sementara Riau terbanyak dengan 60 titik api.
Dimana Bengkalis (5), Dumai (7), Inhu (6), Kampar (4), Kuansing (4), Pelalawan (2), Rohil (27), Rohul (3) dan Siak (2).***(grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Polwan Polda Riau Hadirkan Klinik Apung di Sungai Duku
-
Maritim
HUT ke-81 TNI Angkatan Laut, Lanal Dumai Gelar Ziarah Pahlawan
-
Olahraga
Haornas 2026, Riau Belum Siapkan Kegiatan Olahraga Besar
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo

