Hasil Kelulusan Tertutup, CPNS Riau Protes Sampai ke Presiden
Senin, 10 Februari 2014 14:39 WIB
PEKANBARU - Para calon pegawai negeri sipil yang tergabung dalam Forum Bersama CPNS Kabupaten Kepulauan Meranti dan Rokan Hilir melayangkan surat protes ke Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, terkait hasil kelulusan yang dianggap tidak transparan.
Bahkan mereka mengancam akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
"Pengumuman hasil tes CPNS masih sangat tertutup dan kami sangat mengesal hal ini," kata Perwakilan Forum CPNS Meranti dan Rohil, Erry, kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (10/2/2014)
Ia mengatakan, bahwa surat tersebut ada sebagai upaya pihaknya untuk mendesak supaya hasil CPNS di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Rokan Hilir segera diumumkan.
Untuk diketahui, kata dia, pengumuman CPNS yang berlarut dan terkesan ditutup-tutupi membuat pihak dirugikan. "Kami sudah mengikuti tes CPNS dengan semua pengorbanan dan setelah hasilnya keluar malah tidak diumumkan, hak konstitusi kami telah dilanggar dan ini harus ada pertanggungjawabannya," kata dia.
Selain ditujukan untuk presiden, kata dia, pihaknya juga melayangkan surat yang sama ke instansi terkait seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kemenpan-RB, Badan Kepegawaian (BKN), Menteri dalam Negeri (Mendagri), lembaga swadaya masyarakat (ICW), Ombudsman, Komisi Keterbukaan Informasi Publik (KKIP) serta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
"Kami juga mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Ini ada sebagai upaya transparansi publik," katanya.
Penjabat Gubernur Riau, Djohermansyah Djohan mengatakan, jika daerah telah melimpahkan wewenang kepada pusat untuk mengumumkan kelulusan CPNS Meranti dan Rokan Hilir.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

