KAHMI Kritik Baliho 17 Agustus Milik Pemko Dumai
Selasa, 26 Agustus 2014 18:55 WIB
DUMAI - Presedium Majlis Pengurus Daerah (PMD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Dumai Ahmad Rasyid, ST mengkritik baliho 17 Agustus yang dikeluarkan Pemko Dumai.
Sebab, desain baliho berukuran besar di Jalan Sudirman Kota Dumai depan Taman Bukit Gelanggang meletakkan bendera merah putih di bagian bawah. Sedangkan gambar burung garuda juga berada di bagian bawah. Apalagi gambar burung garuda berwarna emas, dibuat dengan paruh menganga.
Sementara gambar Walikota Dumai Khairul Anwar, Wakil Walikota Agus Widayat dan Sekdako Dumai Said Mustafa berada pada bagian atas. Pita merah putih pada baliho itu berada di bagian paling bawah.
"Pemko Dumai tidak mempertimbangkan hal-hal yang prinsip dan sakral. Ini semacam selera rendahan, yang tidak tahu makna dari lambang negara. Harusnya baliho itu diturunkan, karena seakan-akan memberikan pelecehan atau menganggap remeh-temeh lambang negara kita," ujar Ahmad Rasyid, ST, Selasa (26/8/14).
Ahmad Rasyid meminta kepada Pemko Dumai untuk belajar kembali tentang lambang-lambang negara. Agar penerbitan baliho selanjutnya tidak meletakkan bendera merah putih, burung garuda dan pita merah putih di bagian bawah.
Menurut Ahmad Rasyid, kreatifitas Pemko Dumai melalui Humas dan Infokom Setdako Dumai boleh dikatakan kurang ajar. Sebab, mendesain baliho untuk peringatan HUT RI ke-69 secara sembarangan. Tanpa mempertimbangkan arti, makna, dan esensi dari merah putih serta burung garuda.
"Kalau selama ini ada ormas yang mengatas namakan pambang negara yang mengawal ketidakadilan terhadap lambang dan sakralitas negara, dimana Ormas itu," tegasnya menimpali.
"Saya ingat kasus pada Agustus 2013 lalu. Di mana, salah satu pemimpin di PT. KLK menghina merah putih, maka dibawa ke ranah hukum. Di adili, dipermalukan. Sedangkan Pemko sendiri melakukan hal yang tidak lebih sama," imbuhnya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kecelakaan Kapal Pekerja Migran di Pulau Rupat, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?

