KPK Nilai Kesadaran Anti Korupsi Pejabat Riau Masih Rendah
Rabu, 13 April 2016 16:48 WIB
PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau seluruh elemen di tubuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, agar senantiasa mengedepankan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.
"KPK akan terus mendorong Pemprov Riau untuk menjalankan tata kelola pemerintahan yang bersih sehingga terhindarlah tindak pidana korupsi," ungkap Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, Rabu (13/4/2016) dalam Rakor Supervisi Pencegahan dan Penindakan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Riau, di Balai Serindit, Gedung Daerah Provinsi Riau.
Kali ini, KPK datang ke Riau untuk melakukan pendampingan agar tidak terulangnya kasus korupsi yang melibatkan eksekutif, legislatif dan swasta di Riau.
KPK juga menyoroti rendahnya kesadaran para penyelenggara negara di Riau dalam melaporkan hartanya. Ini bisa dilihat dari jumlah angka yang sudah melaporkan hartanya. Sebanyak 50.75 persen ditingkat eksekutif, dan 34,43 persen ditingkat legislatif.
"Menurut pengamatan KPK, masih ada intervensi kuat yang terjadi di Riau, baik dalam hal perencanaan kegiatan dan perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta alokasi bantuan sosial dan bantuan keuangan," imbuhnya.
Dalam kegiatan ini, KPK juga bersinergi dengan para pemangku kepentingan lainnya, yaitu Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BPK, BPKP, serta LKPP.
(rdk/frc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
HAKORDIA 2025 di Yogyakarta Jadi Tonggak Baru Sinergi Nasional Lawan Korupsi
-
Politik
Profil Bupati Meranti Muhammad Adil yang Kena OTT KPK
-
Hukrim
Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil Terjaring OTT KPK
-
Sosial
LINK Download Twibbon Hari Anti Korupsi Sedunia 2022 Gratis
-
Hukrim
Tersangka Korupsi Dana Zakat Baznas Dumai Tertangkap, Ini Sosoknya
-
Hukrim
Syamsuar Bungkam Perihal KPK Tahan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun

