Kabut Asap Mengganas, Gubri Annas Justru Balik Kampung
Kamis, 13 Maret 2014 12:21 WIB
PEKANBARU -
Kondisi bencana kabut asap yang mengepung Provinsi Riau semakin
memburuk. Dampak negatif yang ditimbulkan semakin parah. Mulai dari
sekolah dari perguruan tinggi diliburkan sampai penerbangan pesawat yang
lumpuh total. Juga adanya puluhan ribu warga yang terjangkit beragam
penyakit akibat asap.
Sayangnya di saat situasi semakn genting, jusru Gubernur Riau Annas
Maamun belum mengambil langkah-langkah stategis dan taktis. Bahkan,
lebih mengherankan lagi, mantan Bupati Rokan Hilir tersebut hari ini,
Kamis (13/3/14) justru memilih pulang kampong ke Bagansiapiapi.
Keberangkatan Gubri Annas ke Bagansiapiapi dibenarkan Karo Humas
Setdaprov Riau Fahmizal Usman. Hanya saja, Fahmi mengaku tidak tahu apa
agenda dinas gubernur ke kampung halamannya tersebut.
“Tadi pagi berangkat ke Bagan, tapi saya belum dapat info mengenai
kegiatannya di sana,” ujarnya saat menjawab riauterkinicom melalui
sambungan telephon.
Jawaban serupa juga disampaikan Kabag Protokol Biro Umum Setdaprov Riau
Fuadilazy. Pejabat yang paling bertanggung jawab terkait jadwal kegiatan
gubernur tersebut juga tidak tahu pasti agenda atasnya berangkat ke
Bagansiapiapi pagi tadi.
“Mungkin Pak Gubernur inginmelihat persiapan pelantikan Bupati Rohil,” ujar Fuadilazy hanya bisa menduga.
Sebelumnya, Gubri Annas juga memilih berada di kampung halamannya saat
ribuan Umat Islam menggelar sholat Istisqa, untuk minta Tuhan menurunkan
hujan di halaman kantornya, Selasa (4/3/14) lalu.
Selama sepekan terakhir ini, keberadaan Gubri Annas nyaris tak terpantau
media massa. Kemunculannya terakhir pada kegiatan Bank Riau Kepri di
halaman Kantor Gubernur pada Ahad (9/3/14) lalu. Setelah itu, tak pernah
muncul di hadapan publik dan tidak pernah ada pernyataan atau kebijakan
terkait musibah asap.***(mad)
Kondisi bencana kabut asap yang mengepung Provinsi Riau semakin
memburuk. Dampak negatif yang ditimbulkan semakin parah. Mulai dari
sekolah dari perguruan tinggi diliburkan sampai penerbangan pesawat yang
lumpuh total. Juga adanya puluhan ribu warga yang terjangkit beragam
penyakit akibat asap.
Sayangnya di saat situasi semakn genting, jusru Gubernur Riau Annas
Maamun belum mengambil langkah-langkah stategis dan taktis. Bahkan,
lebih mengherankan lagi, mantan Bupati Rokan Hilir tersebut hari ini,
Kamis (13/3/14) justru memilih pulang kampong ke Bagansiapiapi.
Keberangkatan Gubri Annas ke Bagansiapiapi dibenarkan Karo Humas
Setdaprov Riau Fahmizal Usman. Hanya saja, Fahmi mengaku tidak tahu apa
agenda dinas gubernur ke kampung halamannya tersebut.
“Tadi pagi berangkat ke Bagan, tapi saya belum dapat info mengenai
kegiatannya di sana,” ujarnya saat menjawab riauterkinicom melalui
sambungan telephon.
Jawaban serupa juga disampaikan Kabag Protokol Biro Umum Setdaprov Riau
Fuadilazy. Pejabat yang paling bertanggung jawab terkait jadwal kegiatan
gubernur tersebut juga tidak tahu pasti agenda atasnya berangkat ke
Bagansiapiapi pagi tadi.
“Mungkin Pak Gubernur inginmelihat persiapan pelantikan Bupati Rohil,” ujar Fuadilazy hanya bisa menduga.
Sebelumnya, Gubri Annas juga memilih berada di kampung halamannya saat
ribuan Umat Islam menggelar sholat Istisqa, untuk minta Tuhan menurunkan
hujan di halaman kantornya, Selasa (4/3/14) lalu.
Selama sepekan terakhir ini, keberadaan Gubri Annas nyaris tak terpantau
media massa. Kemunculannya terakhir pada kegiatan Bank Riau Kepri di
halaman Kantor Gubernur pada Ahad (9/3/14) lalu. Setelah itu, tak pernah
muncul di hadapan publik dan tidak pernah ada pernyataan atau kebijakan
terkait musibah asap.***(mad)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

