Sempana Sumpah Pemuda 2014
Kapolres Dumai Minta Pemuda Galakkan Revolusi Mental
Selasa, 28 Oktober 2014 16:54 WIB
DUMAI - Kapolres Dumai AKBP Yudi Kurniawan, mengajak pemuda untuk menggalakkan revolusi mental dalam rangka mewujudkan generasi muda Indonesia yang berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing tinggi.
"Dengan tekad NKRI harga mati, revolusi mental harus dijadikan sebagai pemicu terwujudnya pemuda yang maju sehingga dapat menghasilkan bangsa yang hebat," katanya saat memimpin upacara peringatan Sumpah Pemuda ke 86 tahun 2014 di Dumai, Selasa (28/10/14).
Ditambahkan, pemuda sebagai generasi penerus pembangunan bangsa mesti berpegang teguh pada nilai Pancasila serta menghormati jasa para pejuang kemerdekaan terdahulu agar dapat mewujudkan harapan yang cemerlang.
Semangat para pahlawan dan pemuda tempo perjuangan kemerdekaan lalu harus terus menjadi pelopor bagi pemuda saat ini agar keberhasilan bangsa terdahulu mesti diteruskan demi terwujudnya negara yang hebat.
"Diamanatkan undang-undang, pemuda harus terus siap mengembangkan inovasi dan kreativitas yang tinggi dalam menghadapi persaingan global di masa mendatang, ditambah harus selalu berpikiran positif dan pantang menyerah," sebutnya.
Kemudian, undang-undang nomor 40 tahun 2009 juga mengamanatkan pemuda harus bertanggungjawab, senantiasa berbuat baik bagi keluarga dan di tengah lingkungan masyarakat sekitar.
Sementara, Wakil Wali Kota Dumai Agus Widayat usai mengikuti upacara menyebutkan, rasa patriotisme para pemuda masa terdahulu harus menjadi juga corong bagi pemuda saat ini, termasuk dengan gagasan mesti ditanamkan pada diri pemuda.
Menurutnya, perlu hubungan sistematis untuk melakukan itu, pendidikan formal dan informal menjadi penanaman modal bagi pemuda yang seharusnya bisa melangkah dari awal dengan harapan perubahan.
"Berpikir positif akan membuat kita maju, dan semua harus dimulai dari diri sendiri, namun butuh perjuangan untuk melakukan perubahan secara besar mengabdikan pikiran dengan niat hati tulus ikhlas," ujarnya.
Pelaksanaan upacara peringatan Sumpah Pemuda ke 86 tahun 2014 ini dihadiri juga para pimpinan daerah, kepala satuan kerja perangkat daerah, organisasi kepemudaan, mahasiswa dan pelajar.***(Silvia)
"Dengan tekad NKRI harga mati, revolusi mental harus dijadikan sebagai pemicu terwujudnya pemuda yang maju sehingga dapat menghasilkan bangsa yang hebat," katanya saat memimpin upacara peringatan Sumpah Pemuda ke 86 tahun 2014 di Dumai, Selasa (28/10/14).
Ditambahkan, pemuda sebagai generasi penerus pembangunan bangsa mesti berpegang teguh pada nilai Pancasila serta menghormati jasa para pejuang kemerdekaan terdahulu agar dapat mewujudkan harapan yang cemerlang.
Semangat para pahlawan dan pemuda tempo perjuangan kemerdekaan lalu harus terus menjadi pelopor bagi pemuda saat ini agar keberhasilan bangsa terdahulu mesti diteruskan demi terwujudnya negara yang hebat.
"Diamanatkan undang-undang, pemuda harus terus siap mengembangkan inovasi dan kreativitas yang tinggi dalam menghadapi persaingan global di masa mendatang, ditambah harus selalu berpikiran positif dan pantang menyerah," sebutnya.
Kemudian, undang-undang nomor 40 tahun 2009 juga mengamanatkan pemuda harus bertanggungjawab, senantiasa berbuat baik bagi keluarga dan di tengah lingkungan masyarakat sekitar.
Sementara, Wakil Wali Kota Dumai Agus Widayat usai mengikuti upacara menyebutkan, rasa patriotisme para pemuda masa terdahulu harus menjadi juga corong bagi pemuda saat ini, termasuk dengan gagasan mesti ditanamkan pada diri pemuda.
Menurutnya, perlu hubungan sistematis untuk melakukan itu, pendidikan formal dan informal menjadi penanaman modal bagi pemuda yang seharusnya bisa melangkah dari awal dengan harapan perubahan.
"Berpikir positif akan membuat kita maju, dan semua harus dimulai dari diri sendiri, namun butuh perjuangan untuk melakukan perubahan secara besar mengabdikan pikiran dengan niat hati tulus ikhlas," ujarnya.
Pelaksanaan upacara peringatan Sumpah Pemuda ke 86 tahun 2014 ini dihadiri juga para pimpinan daerah, kepala satuan kerja perangkat daerah, organisasi kepemudaan, mahasiswa dan pelajar.***(Silvia)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

