MUI Riau Bolehkan Takbiran Idul Adha Hanya di Masjid
Hadi Pramono Rabu, 07 Juli 2021 19:57 WIB
PEKANBARU - Ketua MUI Riau, Ilyas Husti mengatakan pihaknya sudah mengeluarkan pedoman soal pelaksanaan malam takbiran Iduladha 1442 H.
Dikatakan Ilyas Husti, MUI Riau mengimbau pengurus masjid dan para imam besar untuk tetap mengumandangkan takbiran. Menurut dia, hal itu adalah dalam rangka syiar agama.
"Kita mengharapkan semua masjid, supaya melaksanakan takbir sebagai syiar agama," kata Ilyas Husti, Rabu 7 Juli 2021.
Namun, Ilsyas Husti mengatakan pihaknya melarang takbiran dilakukan secara berkeliling. Dia mengimbau takbiran Iduladha tetap dilakukan di masjid.
Dalam pelaksanan takbiran di masjid, kata Ilyas Husti, tidak boleh ada kerumunan. Maksimal, hanya 10 persen dari kapasitas masjid.
"Dalam pelaksanaannya, kita mengimbau supaya dilakukan di masjid masing-masing, dengan kapasitas anggotanya, tidak lebih dari 10 persen. Artinya supaya tidak terjadi kerumunan," tambah dia.
Selain itu, MUI Riau juga mengimbau protokol kesehatan (prokes) tetap ditegakkan saat takbiran.
"Kita juga mengharapkan menegakkan prokes yang ketat. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, kemudian menghindari kerumunan," pungkasnya.
Niat Puasa Tarwiyah Sebelum Idul Adha 2021 dan Keutamaannya
Selain berkurban pada Idul Qurban atau Idul Adha ada amalan lain yaitu puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Sama seperti ibadah puasa pada umumnya, Anda juga perlu mengucapkan niat. Bagaimana niat puasa Tarwiyah?
Perlu diketahui, Puasa tarwiyah adalah salah satu amalan sunnah yang dilakukan pada bulan Dzulhijjah dan biasa dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Berikut ini niat puasa Tarwiyah.
Niat Puasa Tarwiyah
Seperti yang kita semua ketahui bahwasannya sebelum mendirikan perintah-perintah Allah ada baiknya kita membacakan niat sebelumnya. Membaca niat dapat dianalogikan sebagai sebuah pernyataan bahwa apa yang akan kita lakukan semata hanya demi mendapat keridhoan Allah.
Bacaan niat puasa tarwiyah yang perlu anda ketahui:
AWAITU SAUMA TARWIYAH SUNNATAN LILLAHI TA'ALAH
Artinya: "Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta'ala."
Puasa tarwiyah merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan pada bulan Dzulhijjah selain puasa arafah. Amalan ini bersifat sunnah maka bagi mereka yang tidak melakukan tidak akan mendapatan dosa dan bagi yang melakukan akan mendapatkan pahala dari Allah.
Waktu Pelaksanaan Puasa Tarwiyah
Menurut Ibnu An-Najjar dan Abdullah bin Abbas Rasulullah pernah bersabda tentang puasa Tarwiyah, berikut adalah sabda Rasulullah tentang puasa Tarwiyah:
Puasa pada hari Tarwiyah akan mengampuni dosa setahun lalu, sedangkan puasa hari Arafah akan mengampuni dosa dua tahun (HR Tirmidzi).
Dan
"Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Asyura (10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lepas" (HR Muslim).
Lalu kapan puasa tarwiyah tahun 2021 ini? Waktu pelaksanaan puasa tarwiyah dilakukan setiap tanggal 8 Dzulhijjah dalam kalender hijriyah. Dalam kalender masehi, tanggal 8 Dzulhijjah tersebut bertepatan pada hari Minggu 18 Juli 2021.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Sumber : Bertuahpos.com
Tags Berita PekanbaruBerita RiauIdul AdhaLebaran KurbanMUIMUI RiauTakbiran
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026
-
Hukrim
Abdul Wahid Bantah Perintah Setoran di Sidang Tipikor Pekanbaru
-
Ekbis
Produksi Padi Riau Naik 12,7 Persen, Targetkan Ketahanan Pangan Hingga 2029
-
Lingkungan
Riau Dorong Swasembada Pangan Nasional, Petani Milenial Jadi Kunci Modernisasi Pertanian
-
Pendidikan
Idul Adha 2025 Berapa Hijriah? Ini Jawaban dan Sejarahnya

