Pemprov Riau Dukung Pengembangan Industri Hilir Sawit
Jumat, 11 April 2014 19:11 WIB
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sangat mendukung pengembangan industri hilir kelapa sawit yang diharapkan mampu mendongkrak nilai sawit dan produk lainnya yang dihasilkan petani.
Sehubungan hal itu, Pemprov Riau akan memberi kemudahan bagi para investor yang bersedia menanamkan modalnya dalam bidang industri hilir sawit ini.
"Kita akan memberikan kemudahan bagi mereka yang ingin menanamkan investasinya di Riau," ungkap Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Drs Zulher MS, Jumat (11/4) di Pekanbaru.
Dia menyebutkan, langka memberikan kemudahan ini memang menjadi prioritas khusus bagi pelayanan perizinan di provinsi Riau, sehingga Riau tetap dikenal sebagai daerah yang terbuka bagi investor yang akan menanamkan modalnya disini.
Melalui pemberian kemudahan perizinan ini, beberapa investor sudah menyatakan siap berinvestasi, diantaranya investor Korea Selatan yang akan melakukan investor hilir di Riau. Bahkan proses MoU dan tahapan kerja sudah dilakukan beberapa waktu lalu.
Disebutkannya, kehadiran pihak Global Logix Ltd yang bergerak di bidang pengolahan tandan kosong (tankos) ini sangat tepat, mengingat Riau memiliki banyak tankos. Nantinya Tankos itu akan diolah menjadi emty fruit bunch (EFB) pelley.
"Bila selama ini tankos tersebut hanya dianggap limbah, nantiknya komoditi ini akan diolah menjadi hal yang bermanfaat, sehingga tankos tersebut benar-benar bernilai ekonomi tinggi," ungkap Zulher lagi.***(wil/mcr)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

