Cegah Penyakit ISPA karena Kabut Asap,
Puskesmas Panipahan Rohil Bagikan Masker
Minggu, 02 Maret 2014 15:02 WIB
PANIPAHAN - Kabut asap masih tebal dikawasan Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir, disikapi pembagian masker pihak Puskesmas Panipahan. Kepenghuluan yang jauh, dikirim, dan stok sudah habis, banyak masyarakat yang mendatangi puskesmas meminta masker.
"Hari ini kabut cukup tebal, dan pihak puskesmas telah membagikan masker sebanyak 2.500 buah," kata Kepala Puskesmas Panipahan dr Netti Juliana, kepada wartawan, Sabtu (1/3/14).
Terhadap kepenghuluan yang letakknya jauh dari puskesmas seperti Kepenghuluan Sei Daun dan Kepenghuluan Pasir Limau Kapas, pihaknya telah mengirimkan masing-masing kepenghuluan sebanyak 150 masker.
Keperluan masyarakat terhadap pengunaan masker menurut dr Netti mengalami lonjakan belakangan ini, stok masker yang tersedia telah habis bahkan beberapa warga datang dan meminta masker langsung ke puskesmas.
Pengaruh kabut asap yang segera tampak berupa tingginya angka penderita Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), Puskesmas Panipahan mencatat dalam rentang waktu 26-28 Februari saja terdapat 19 penderita ISPA. Total jumlah penderita dari awal Februari mencapai 334 orang.
"Sampai saat ini pasien yang datang berobat masih dapat ditangani dengan baik di unit kesehatan yang ada baik di pustu, polindes, ataupun puskesdes. Obat untuk keperluan penanganan ISPA dari Dinas Kesehatan juga masih cukup," ujar Netti.***(nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

