Menunjang Pertumbuhan Bisnis Riau,
Dewan Sebut Tol Pekanbaru-Dumai Sangat Dibutuhkan
Kamis, 03 April 2014 09:40 WIB
DUMAI - Kota Dumai merupakan daerah yang kini sedang berkembang dari segi pertumbuhan industri dan pelabuhan. Untuk menunjang suksesnya pertumbuhan dunia bisnis ini tentunya harus ada infrastruktur yang mendukung seperti jalan tol.
Menindaklanjuti itu semua, Ketua DPRD Dumai Zainal Effendi mengatakan jika tol Pekanbaru-Dumai sangat dibutuhkan untuk percepatan pembangunan di Riau. Menurutnya, Dumai merupakan kawasan industri tujuan dari hampir seluruh industri di Provinsi Riau.
"Bayangkan saja pas dilakukan penelitian beberapa waktu lalu, dalam hitungan jam, ratusan angkutan industri menuju Dumai. Baik itu CPO, angkutan industri lain. Apalagi di Dumai itu merupakan pelabuhan industri besar. Jadi sudah wajar jika dibangun jalan tol," Zainal Effendi, Kamis (3/4/14).
Zainal Effendi mengaku bukan melawan kebijakan yang dilakukan oleh Gubernur, namun perlu diketahui menurutnya pembangunan Jalan tol itu diprakarsai oleh Kementerian Pekerjaan Umum yang siap untuk menggelontorkan dana dalam pembangunan itu.
"Tugas pemerintah Provinsi Riau sendiri melakukan pembebasan lahan masyarakat. Kalau mau maju, maka bangunlah infrastruktur yang bagus, termasuk akses transportasi. Apalagi daerah kita merupakan daerah industri hampir semuanya akan bermuara di Dumai," katanya.
Sebelumnya, rencana pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 126,2 kilometer dengan lebar badan jalan 60 meter dialihkan menjadi Pekanbaru-Rantau Parapat (Sumatera Utara) sesuai dengan pembangunan Jalan Tol Tran-Sumatera.
"Jalan tol dari Pekanbaru-Dumai itu, saya kira perencanaannya tidak cocok. Jalan tol ini kan harus bayar ketika dilewati, tetapi kalau dari Pekanbaru ke Dumai berapalah mobil yang akan lewat. Tentu rugi orang yang punya jalan tol," kata Gubernur Riau Annas Maamun.
Pernyataan tersebut disampaikan Annas dalam kata sambutan pada saat menghadiri acara pelantikan pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) cabang Pekanbaru koordinator wilayah Riau periode 2014-2017.
Dia mengaku prihatin dengan pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai yang sudah direncanakan dalam beberapa tahun terakhir, namun tidak terealisasi karena hanya sedikit kendaraan yang bisa melewati, sehingga investor jadi enggan merealisasikan jalur itu.
Kondisi ini berbeda jauh dengan pembangunan jalan tol yang berada di Pulau Jawa, dimana selalu meningkat terutama dari segi kuantitas atau sangat padat kendaraan yang melintasi, sehingga sangat menguntungkan bagi investor.
“Oleh karena itu, nanti akan saya ubah. Jalan tol ini harus dari Pekanbaru menuju Sumatera Utara dan kalau seperti itu modelnya, baru bagus. Sebab, kendaraaan yang paling padat itu menuju ke sana (Sumatera Utara),” katanya.
Untuk mewujudkan jalan tol Pekanbaru-Rantau Parapat, maka pihaknya segera membahas dengan pihak terkait. “Termasuk dengan tim survei dari Kementerian Pekerjaan Umum dan para investor,” ucap Annas.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

