• Home
  • Ekbis
  • Gas EMP Penuhi 30,4 Persen Kebutuhan Listrik

Gas EMP Penuhi 30,4 Persen Kebutuhan Listrik

Jumat, 07 November 2014 08:32 WIB
Gas EMP Penuhi 30,4 Persen Kebutuhan Listrik di Provinsi Riau.
PEKANBARU : Perusahaan hulu minyak dan gas bumi (migas) EMP, melalui SKK Migas saat ini memasok gas untuk memenuhi sekitar 30,4 persen dari 500 Megawatt (MW) total kebutuhan listrik di Provinsi Riau. 

Demikian disampaikan Area Manager EMP Bentu Limited Arief Witjaksono, di sela acara "Sosialisasi Kegiatan Usaha Hulu Migas kepada Media di Wilayah Riau", di Pekanbaru, Kamis (6/11/14).

Arief menjelaskan, berdasarkan perjanjian jual beli gas (PJBG), EMP melalui anak usahanya, yakni EMP Bentu Limited, memasok gas sebesar 30 MMSCFD (setara listrik 140 MW) kepada PLN. Selain itu, EMP juga memasok gas sebesar 3 MMSCFD (setara listrik 12 MW) kepada Perusda Tuah Sekata di Kabupaten Pelalawan.

"Sehingga, dari total kebutuhan 500 MW, EMP mampu memenuhi sekitar 152 MW dengan memasok gas kepada PLN dan PD Tuah Sekata," ujar Arief.

Sedangkan untuk kebutuhan listrik di Kota Pekanbaru, tambah Arief, gas EMP Bentu Limited mampu memenuhi hampir 50 persen kebutuhan. Hal ini terlihat dari pasokan gas EMP Bentu kepada PLN sebesar sekitar 30 MMSCFD yang setara dengan listrik sebesar 140 MW.

"Jika total kebutuhan listrik di Pekanbaru sebesar 300 MW, maka EMP mampu memenuhi sekitar 46,7 persen dari total kebutuhan tersebut," katanya.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Humas EMP Dahrul Hidayat mengatakan, EMP berencana untuk menambah pasokan gas ke PLN. Dengan demikian, pasokan gas ke PLN dimungkinkan akan mampu memenuhi lebih dari 50 persen total kebutuhan listrik di Pekanbaru.

Seiring dengan adanya brand transformation di EMP, lanjut Dahrul, dalam beberapa tahun terakhir EMP secara aktif mengarahkan produk minyak dan gas bumi yang dihasilkan untuk mendukung elektrifikasi atau pelistrikan nasional bersama PLN. 

Hal ini menjadi bagian dari komitmen EMP dalam memberdayakan masyarakat (community empowerment) melalui program elektrifikasi tersebut. "Karena pada dasarnya, listrik membawa perubahan besar bagi masyarakat," tuturnya.

EMP adalah perusahaan hulu minyak dan gas bumi (migas) terkemuka nasional dan terdaftar di bursa efek Indonesia. Di bawah SKK Migas, EMP melakukan pengelolaan cadangan migas, teknik pengeboran dan teknologi produksi yang inovatif, modern, aman, serta ramah lingkungan.

Pada 27 Agustus 2014 lalu, EMP melakukan peluncuran New Brand Identity atau logo baru dengan brandline "Empowering People". Melalui brand transformation tersebut, EMP berkomitmen memanfaatkan energi untuk membantu memberdayakan (empower) manusia dalam upayanya mencapai kehidupan yang lebih baik.

Hingga kini, EMP mengeksplorasi dan memproduksi migas di wilayah kerja seluas 28.000 kilometer persegi. Selain itu, EMP juga telah mengembangkan diri menjadi pemasok gas bagi sejumlah industri besar di wilayah Sumatera, Kalimantan dan Jawa Timur.

Sebagai satu di antara perusahaan migas di Indonesia, EMP memiliki kendali langsung maupun tidak langsung terhadap unit bisnis-unit bisnisnya, Malacca Strait PSC (EMP Malacca Strait SA), Bentu PSC (EMP Bentu Limited), Korinci Baru PSC (EMP Korinci Baru Limited), Tonga PSC (PT EMP Tonga), Semberah TAC (PT EMP Semberah), Gelam TAC (PT EMP Gelam), Sangatta II CBM PSC (PT Visi Multi Artha), dan Tabulako CBM PSC (PT Artha Widya Persada).

Sementara untuk yang non-operator adalah Gebang JOB PSC (EMP Gebang Limited), Kangean PSC (Kangean Energy Indonesia Ltd) dan Offshore North West Java (ONWJ) PSC (EMP ONWJ Ltd).

(rls/red)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar