MA Batalkan Putusan Pailit PT Riau Air Lines
Minggu, 19 Januari 2014 20:55 WIB
PEKANBARU - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan peninjauan kembali (PK) PT Riau Air Lines (RAL) terkait putusan pailit. Keputusan lembaga pengadilan tertinggi di Indonesia tersebut keluar sejak 31 Desember 2013 silam.
"Alhamdulillah, kita bersyukur, alhirnya MA mengabulkan pengajuan PK, kita yang dikabulkan pada tanggal 31 Desember 2013 lalu, dan juga mencabut kembalistatus kepailitan PT RAL yang sebelumnya sempat dinyatakan MA," ungkap Kepala Biro Ekonomi Setdakab Riau Syahriah Abdi kepada wartawan di Pekanbaru, kemarin.
Keputusan MA tersebut, menurut Syahrial Abdi menjadi panghapus status kepailitan PT RAL ini. Berarti juga membuka lebar kesempatan bagi perusahaan daerah ini untuk mengembangkan sayapnya. Terlebih, sejak status pailit melekat, sejumlah investor pun tidak berani untuk bekerjasama.
"Tetapi, sekarang status pailit itu kan sudah tidak ada lagi. Ini akan memudahkan bagi manajemen maupun investor untuk menanamkan sahamnya ke RAL," terang Syahrial.
Ketika ditanyakan apa upaya Pemprov Riau atas dihapusnya status pailit RAL tersebut, Abdi mengatakan, sudah menyiapkan tujuh konsep pengembangan yang akan dikembangkan, yang nantinya akan diberitahukan.
"Sabar ya, Nanti kita kasih tau, yang pasti kita kasih tau, saat ini, kita nikmati dulu keputusan MA ini, dan kita berikan kesempatan PT RAL untuk bersenang hati dulu,," tuturnya belum bersedia memaparkan ketujuh konsep yang dimaksud.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

