• Home
  • Ekbis
  • Mobil Berbahan Bakar Whisky Dinilai Jadi Alternatif Lebih Murah

Mobil Berbahan Bakar Whisky Dinilai Jadi Alternatif Lebih Murah

Selasa, 11 Juli 2017 10:49 WIB
PEKANBARU - Minuman keras dan mobil bukanlah kombinasi yang bagus. Tetapi para ilmuwan di Skotlandia berhasil membuktikan bahwa sebuah tenaga biobutanol yang berasal dari pembuatan whisky dapat menyesuaikan mesin mobil.

Bahan bakar baru itu, yang disebut biobutanol, terbuat dari biji-biji jelai yang disebut draff dan pot ale - cairan beragi yang merupakan sisa dari proses fermentasi dalam pembuatan whisky.

Seperti yang dilansir Reuters, Celtic Renewables Ltd, sebuah perusahaan asal Edinburgh, berhasil menciptakan bahan bakar mobil dari whisky.

Martin Tangney, presiden Celtic Renewables dan direktur Pusat Penelitian Biofuel Edinburgh Napier University, mengatakan bahwa keinginan untuk mengelola sumber daya secara efektif telah mengilhaminya untuk mengejar proyek tersebut.

"Apa yang saya lakukan adalah saya melihat ini sebagai inovasi bisnis sebanyak inovasi teknis dan pemikiran: 'jika 70 persen biaya produksi berasal dari bahan baku, mengapa tidak mengatasi akhir itu?'" Katanya.

Seperti yang dilansir Reuters, bahan bakar anyar ini dinilai bisa menjadi alternatif yang lebih murah ketika produsen-produsen mobil di Eropa diminta untuk meninggalkan BBM berbasis fosil dan mulai memproduksi mobil listrik.

Sementara itu, industri whisky di Skotlandia setiap tahunnya menghasilkan 750.000 ton draff dan 2 juta liter pot ale, yang merupakan sampah industri dan perlu diolah agar tak mencemari lingkungan.

"Industri whisky kini akan memiliki cara yang lebih berkelanjutan untuk mengelola sampahnya. Selain itu, kami akan menciptakan sebuah industri baru dari sesuatu yang tak punya harga sama sekali," tutup Tangney.

Sumber: Arah - Reuters
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Miras
Komentar