• Home
  • Ekbis
  • Pemkab Siak Bergairah Garap Potensi Ekonomi Kreatif

Pemkab Siak Bergairah Garap Potensi Ekonomi Kreatif

Rabu, 16 Maret 2016 15:43 WIB
JAKARTA - Upaya Pemerintah Kabupaten Siak untuk mengembangkan ekonomi kratif semakin berpeluan besar. Pasalnya, Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia telah membuat komitme untuk kerjasama dengan daerah demi mengembangkan ekonomi kreatif.

"Kita berharap segeralah membuat regulasi yang pas untuk penyelenggaraan ekonomi kreatif ini. Regulasi dan memorandum yang workable demi menunjang kesejahteraan masyarakat," kata Ketua Bekraf Triawan Minaf, Selasa (15/3/16) kemarin di Royal Kuningan Hotel, Jakarta Selatan.

Menindaklanjuti langkah itu, Wakil Bupati Siak, Alfedri, yang ikut dalam rapat itu kemudian menerangkan sejumlah potensi di Siak yang bisa digarap lewat ekonomi kreatif, salahsatunya adalah tenun Siak. Meski sebenarnya masih banyak lagi yang lain. Termasuk miniatur istana dan peninggalan sejarah lainnya yang sangat menjual.

Jika regulasi dan memorandum sudah beres dengan kerja sama berjalan, Alfedri yakin ekonomi kreatif di Siak akan semakin menggeliat. 

"Soal produksi, saya pikir kita sudah memulai. Bahkan kita sudah menyiapkan banyak fasilitas untuk itu. Mulai dari balai pelatihan hingga pinjaman modal. Tapi soal pemasaran, ini yang menjadi kendala. Kita berharap lewat Bekraf, persoalan pemasaran akan bisa teratasi," kata Alfedri.

Sebelumnya dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Bupati Siak, Syamsuar, kembali menyemangati masyarakat untuk mengembangkan jiwa enterpreneur . Tujuannya, selain akan membuka lapangan pekerjaan baru, masyarakat akan bisa lebih leluasa untuk menggarap peluang usaha yang ada.

"Jangan malah ingin jadi pegawai honor yang gajinya sangat kecil dan kapan saja bisa diberhentikan," kata Syamsuar, mengaku sangat senang soal rencana kerjasama Bekraf dengan daerah. "Ini menjadi peluang yang sangat besar buat kita. Kita punya banyak potensi yang bisa dikembangkan," jelasnya. 

Menurutnya, tinggal lagi bagaimana kejelian dan semangat masyarakat untuk melihat peluang ini. Kalau masyarakat Siak sudah mau berwira usaha dan mau pula ikut pelatihan kata Syamsuar, ini sudah menjadi modal besar untuk menghadapi situasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

(rdk/grc/yon)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar