Puluhan Mahasiswa BEM UR Tolak Kebijakan Dana Ketahanan Energi
Senin, 04 Januari 2016 19:11 WIB
PEKANBARU - Sekitar 50 mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau (UR) menggelar aksi demonstrasi damai di bundaran Tugu Zapin, pertigaan Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Gajahmada, Pekanbaru, Senin siang (4/1/16).
Aksi demonstrasi itu merupakan bentuk penolakan terhadap kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memungut uang rakyat masing masing Rp200,- setiap pembelian premium dan Rp300,- untuk solar dengan dalih Dana Ketahanan Energi.
"Kabar baiknya, akhir Desember 2015, pemerintah melalui Menteri Energi, Sumber Daya Mineral (ESMD) Sudirman Said akan mengumumkan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tanggal 5 Desember 2016,'' tukas Faizal Indra Rangkuti, Koordinator Lapangan (Korlap) BEM UR.
Padahal, tambahnya, kebijakan tersebut menjadi kabar duka di tengah lemahnya perekonomian masyarakat. Hal ini dapat terlihat ketika Jokowi dan Menteri ESDM Sudirman Said mencoba memeras rakyat melalui pungutan Dana Ketahanan Energi.
"Pungutan ini tidak memiliki norma dan dasar hukum yang jelas, Rp200,- untuk premium dan Rp300,- untuk solar. Pungutan liar ini tentunya menambah beban bagi masyarakat kecil dan menengah sebagai mayoritas konsumen BBM ini,'' tegas Faizal lagi.
Selain berorasi dan membentang spanduk yang berisi kecaman terhadap Presiden Jokowi, massa mahasiswa juga memasang foto wajah Menteri ESDM Sudirman Said. Hingga berita ini diturunkan, aksi mahasiswa BEM UR ini masing berlangsung.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti
-
Hukrim
Dugan Korupsi RTH, Massa GMPR Demo Polda dan Kejati Riau
-
Hukrim
Ratusan Mahasiswa BEM Sri Bengkalis Gelar Aksi Damai di Kejari
-
Hukrim
Kapolda Riau Bergabung dengan Umat Islam Tuntut Kapolri Tangkap Ahok
-
Hukrim
KAMMI Riau Kecam Pemukulan Terhadap Demonstran di Dumai
-
Lingkungan
Massa GEMMPA Minta Pemko Dumai Tuntaskan Jalan Lingkar Parit Kitang

