Penyaluran Kredit UMKM dari Bank Riau Kepri Rendah

    Sabtu, 08 November 2014 10:03 WIB
    PEKANBARU : Pengusaha menengah, kecil atau UMKM di Riau meminta Bank Riau Kepri (BRK) agar meningkatkan lagi penyaluran kredit usaha yang selama ini masih rendah atau mencapai 17 persen saja.

    "Rp12 triliun lebih kredit yang disalurkan oleh BRK adalah 80 persennya kredit konsumsi dan hanya 17 persen yang dialokasikan untuk UMKM,"kata Ketua IWAPI  yang juga wakil Ketua Umum Bidang UMKM  Irma Rahman, dalam keterangannya di Pekanbaru, Jumat.

    Menurut dia, rendahnya penyaluran kredit usaha bagi UMKM itu maka telah mengakibatkan banyak pengusaha Riau banyak berpaling ke Bank Pembangunan Daerah lain seperti Bank Jabar, Bank Nagari, Bank DKI dan serta Bank Nasional lainnya dari pada Bank pembangunan Daerah Riau (BRK).

    Ia mengatakan, fakta ini muncul disebabkan sulitnya mendapatkan fasilitas kredit dan suku bunga terjangkau di BRK, disamping penerapan agunan dalam reses kredit di BRK.

    Senada dengan Irma.  menurut ekonom Riau, Viator Butar-Butar mengatakan, sejatinya BRK didirikan sebagai bank pembangunan daerah  untuk mempercepat pembangunan ekonomi di Riau,  lewat fungsi intermediasi perbankan.

    "Karena itu keberpihakan dan pengutamaan serta pembinaan usahawan lokal Riau adalah juga bagian tanggungjawab  Bank Riau Kepri,"katanya.

    Merujuk data per September 2014 lebih dari 75 persen DPK  bersumber dari giro dan deposito pemerintah daerah. Artinya uang rakyat Riaulah yang dipercayakan  pengelolaannya kepada pengurus BRK.

    Jadi, wajar saja, jika usahawan lokal mengharapkan perhatian BRK terhadap pembiayaan kegiatan produktif dan pembinaan UMKN lokal.

    (ant/red)
    IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
    Tags
    Komentar