100 Personil Polda Riau Siap Kawal Pilpres di Lima Desa Sengketa
Kamis, 03 Juli 2014 20:36 WIB
PASIRPANGARAIAN - Polda Riau menurunkan sekitar 100 personil Brimob untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan pada pelaksanaan Pemilihan Presiden 9 Juli 2014 di lima desa perbatasan antara Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dengan Kabupaten Kampar.
Ratusan personil Brimob Polda Riau akan melakukan pengamanan berlapis di lima desa perbatasan sengketa dua kabupaten tersebut.
Menurut Kasubdit Bimas Polda Riau Kombes Pol Sugiyono, lima desa di perbatasan antara Kabupaten Rohul dan Kampar merupakan salah satu daerah yang menjadi prioritas pengamanan pihak Kepolisian. Personil yang akan diturunkan, sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.
Para petugas ini akan melakukan pengamanan saat pemungutan suara hingga penghitungan suara di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Sistem pengamanan yang dilakukan yakni dua TPS dijaga satu polisi," kata Kombes Pol Sugiyono selesai acara Sosialisasi Pilpres di Pasirpangaraian, Kamis (3/7/14).
Adapun lima desa yang menjadi sengketa dua kabupaten di Riau itu yakni Desa Tanah Datar, Rimba Jaya, Rimba Makmur, Muara Intan dan Intan Jaya. Lima desa ini masih menjadi tarik ulur antara Rohul-Kampar.
Pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 lalu, proses pemungutan suara di lima desa berjalan lancar. Namun demikian, sekitar 52 persen warga di wilayah sengketa itu tidak menyalurkan hak suaranya.
Mereka mengaku bingung memilih, karena tidak mengenal sosok Calon Legislatif dari Kabupaten Kampar.***(zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda

