• Home
  • Hukrim
  • Amankan Natal dan Tahun Baru, Polda Riau Sterilisasi 1.030 Gereja

Amankan Natal dan Tahun Baru, Polda Riau Sterilisasi 1.030 Gereja

Rabu, 24 Desember 2014 15:13 WIB
PEKANBARU : Kepolisian Daerah Riau bersama jajaran telah melakukan upaya sterilisasi terhadap sebanyak 1.030 gereja di seluruh kabupaten/kota di Riau yang akan melaksanakan peringatan Natal.

"Seluruhnya disterilkan menggunakan alat detektor atau pendeteksi bahan peledak. Kemudian juga dilakukan pengecekan secara teliti oleh anggota di tiap kabupaten/kota," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo kepada Antara di Pekanbaru, Rabu (24/12/14).

Ia mengatakan, sejauh ini belum ada temuan bahan peledak dan hal-hal yang dapat mengganggu kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru. "Informasi dari intelijen, seluruhnya masih dalam situasi aman dan terkendali," katanya.

Kepolisian Daerah Provinsi Riau mengerahkan sebanyak 1.257 personel dalam Operasi Lilin jelang Natal dan Tahun Baru yang dimulai pada 23 Desember 2014. "Operasi Lilin ini akan terus dilaksanakan hingga usai tahun baru," kata Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan.

Dia mengatakan, jumlah pasukan sebanyak itu merupakan 3/4 dari total personel yang ada di Polda Riau dan jajaran pada seluruh Resor di tiap kabupaten/kota. Ribuan personel tersebut kata dia telah disebarkan di beberapa Pos Pengamanan yang disediakan selama Operasi Lilin.

Kapolda menjelaskan, bahwa Operasi Lilin adalah Operasi Kemanusiaan dan melibatkan seluruh instansi tidak hanya Polri, namun juga instansi pemerintah daerah.

"Intinya Operasi Lilin akan dilaksanakan secara persuasif, dengan target operasi seperti orang, tempat, giat dan situasi sehingga kegiatan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan lancar, aman dan kondusif," katanya.

Brigjen Dolly mengatakan, seluruh personil baik dari Polda, Polres dan Polsek se Riau sebelumnya juga sudah menggelar latihan yang bertujuan agar operasi yang dilaksanakan benar-benar terarah dan optimal dilaksanakan.

(rdk/ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar