Kapolda Riau Siap Minta Maaf Terbuka Terkait Insiden Musholla RRI
Senin, 01 Desember 2014 11:34 WIB
PEKANBARU : Akhir pekan lalu Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan bersama Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Harianto melakukan pertemuan dengan sejumlah pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Rektor Universitas Riau (UR) yang diwakili Pembantu Rektor III Syafrizal.
Dalam pertemuan yang digelar di Hotel Ibis Pekanbaru tersebut, dihasilkan empat kesempatan yang seluruhnya menjadi kewajiban pihak kepolisian untuk melaksanakannya.
"Ada empat poin kesepakatan yang siap dilaksanakan kepolisian terkait insiden Musholla RRI," ujar Presiden BEM UR Zulfan Hendri kepada sejumlah awak media di Pekanbaru, Senin (1/12/14).
Keempat poin tersebut adalah. Pertama Kapolda akan menyampaikan permintaan terbuka kepada mahasiswa, UR, media massa dan Umat Islam. Kedua, bakal menjatuhkan sanksi tegas terhadap para polisi pelaku pemukulan dan penistaan agama.
Ketiga, bertanggung jawab mengganti seluruh kerusakan milik mahasiswa akibat tindak brutal aparat tersebut dan keempat, akan mengganti seluruh biaya berobat 37 mahasiswa yang menderita luka akibat kebrutalan polisi.
"Namun, kemungkinan pelaksanaan keempat poin belum bisa satu atau dua hari ini, karena Pak Kapolda bilang akan mengikuti Rakor nasional di Semarang terlebih dahulu," paparnya.
Sebagai data tambahan, dalam demo menolak kenaikan harga BBM di RRI Pekanbaru kemarin sore. Puluhan mahasiswa terluka akibat tindakan represif polisi yang membubarkan paksa demo tersebut. Tindak brutal polisi juga dilakukan terhadap beberapa mahasiswa yang sedang dan usai sholat di Musholla Assyakirin RRI.
Dalam aksi brutalnya tersebut, polisi menerobos masuk ke dalam tempat suci tersebut lengkap dengan sepatu botnya. Tindakan aparat tak sekedar menyebabkan mahasiswa terluka, tapi juga menyebabkan lemari kecil tempat menyimpan sajadah dan Al Qur'an rusak. Isinya berserakan di lantai musholla, termasuk Al Qur'an.
(mad/mad)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Keberadaan KPAID Rokan Hulu Dipertanyakan
-
Hukrim
Direktur PT GTC Resmi Tersangka Atas Kasus Penipuan Travel Perjalanan Umroh
-
Hukrim
Demo Ratusan Mahasiswa Turunkan Jokowi-JK Berlangsung Ricuh di DPRD Riau
-
Hukrim
WN Malaysia Ditangkap Polisi Pekanbaru
-
Hukrim
Operasi Simpatik 2015 Libatkan 330 Petugas Gabungan
-
Hukrim
Penyidik KPK Periksa Empat Mantan Anggota DPRD Riau

