Ketua PMI Riau Akui Telah Diperiksa KPK
Kamis, 20 November 2014 10:20 WIB
PEKANBARU : Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Riau Syahril Abubakar akhirnya mengirim jawaban atas pertanyaan yang disampaikan wartawan melalui SMS kemarin.
Dalam pesan singkatnya, Syahril mengakui kalau dirinya kemarin diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.
Hanya saja, ketika riauterkinicom menanyakan terkait apa dirinya diperiksa sebagai sakski oleh lembaga antirasuah tersebut, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau bidang Kaderasasi dan Organisasi tersebut justru tertawa, namun belum bersedia memberi penjelasan lebih rinci.
"Nantilah kita ketemu dan jelaskan itu. Abang sekarang ini masih ada urusan di Medan," ujarnya pada riauterkinicom, Kamis (20/11/14).
Berdasarkan informasi yang dirangkum riauterkinicom dari sejumlah sumber, pemeriksaan terhadap Syahril terkait dugaan korupsi dana hibah dari Pemprov Riau sebesar Rp2 miliar untuk PMI. Dana tersebut sudah digunakan, namun tak bisa dipertanggung-jawabkan.
Selain memeriksa Syahril Abubakar, KPK juga sudah mendapatkan keterangan dari tersangka suap alih fungsi lahan Gulat Manurung. Dosen nonaktif Universitas Riau tersebut di PMI Riau duduk sebagai bendahara.
Kabarnya, setelah memeriksa Syahril Abubakar dan Gulat Manurut, KPK hari ini juga memeriksa saksi kasus tersebut dengan memanggil seorang pejabat Biro Keuangan Setdaprov Riau.
Sementara dari KPK, karena kasus ini masih dalam penyelidikan, belum penyidikan, mustahil ada keterangan bisa didapat. Priharsa Nugraha dari Biro Hubungan Masyarakat KPK saat ditemui riauterkinicom justru balik bertanya mengenai asal informasi tersebut.
"Tidak ada. Dari mana informasi ada pemeriksaan dari PMI Riau?" tukasnya pendek.
(mad)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Keberadaan KPAID Rokan Hulu Dipertanyakan
-
Hukrim
Direktur PT GTC Resmi Tersangka Atas Kasus Penipuan Travel Perjalanan Umroh
-
Hukrim
Demo Ratusan Mahasiswa Turunkan Jokowi-JK Berlangsung Ricuh di DPRD Riau
-
Hukrim
WN Malaysia Ditangkap Polisi Pekanbaru
-
Hukrim
Operasi Simpatik 2015 Libatkan 330 Petugas Gabungan
-
Hukrim
Penyidik KPK Periksa Empat Mantan Anggota DPRD Riau

