Mantan Walikota Dumai Bantah Jual Lahan Masyarakat Rp4 Miliar
Selasa, 28 Januari 2014 15:33 WIB
DUMAI - Tudingan ahli waris Wan Amir atas dugaan mantan Walikota Dumai Zulkifli As telah menjual tanah milik mereka seharga Rp 4 Miliar, yang diperuntukan untuk bangunan sekolah Binaan Khusus (Binsus) di Jalan Inpres, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, di bantah oleh mantan Camat Dumai Barat tersebut.
"Setahu saya Pemko beli tanah masyarakat diantaranya keluarga haji gedang (Awaludin) tidak ada kepunyaan saya," balas Zulkifli As, mantan Walikota Dumai era 2005-2010 kepada sejumlah awak media di Dumai, kemarin melalui telepon selulernya.
Namun bantahan yang dilayangkan mantan orang nomor satu di Dumai ini, tidak membuat ahli waris Wan Amir menyerah. Mereka bersikukuh siap menghadirkan saksi untuk mengungkap keterlibatan Zulkifli As yang kala itu menjabat Camat Dumai Barat.
"Saya bahkan mendapat informasi lagi bahwa ZA akan menjual tanah dibelakang gardu PLN, yang menurut dokumen yang saya miliki, termasuk Gardu PLN berdiri di atas lahan Wan Amir. Saya siap hadirkan yang mengatakan itu," ujar Pauzi kepada sejumlah awak media, Selasa (28/1/14).
Dikatakan Pauzi, saat itu Zulkifli As menjabat sebagai Camat Dumai Barat sebelum menjadi staf ahli dan Walikota Dumai. Sementara lahan Wan Amir sebelumnya masuk kedalam wilayah kelurahan Pangkalan Sesai di jabat oleh lurah berinisial BR.
"Masalah ini akan kita lanjutkan ke proses hukum untuk mengungkap kebenaran. Jadi, saksi mata yang mengetahui masalah ini akan kita hadirkan untuk membuktikan kebenaran lahan milik alhmaruh Wan Amir," ujarnya singkap.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

