Polisi Ditembak Rampok, Kapolda Riau Imbau Warga tak Panik
Senin, 10 November 2014 20:01 WIB
PEKANBARU : Nampaknya aksi para pelaku perampokan di Riau semakin nekat. Dengan bermodalkan senjata api laras panjang para garong itu tak segan-segan menghabisi nyawa orang yang menghalangi niatnya. Bahkan kepada polisi.
Gugurnya Bripka Bahari membawa duka yang mendalam bagi kepolisian. Anggota Polsek Senapelan Pekanbaru itu tewas di tempat saat ia bersama rekannya terlibat baku tembak dengan tiga pelaku perampokan pada Minggu (9/11) sekitar pukul 16.00 WIB.
Menanggapi hal itu, Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan memerintahkan jajarannya melakukan pengejaran terhadap perampok yang menewaskan Bripka Bahari. Dia memerintahkan tembak di tempat bagi pelaku yang membahayakan seperti ini.
"Pelaku kejahatan kalau membahayakan seperti ini, tembak di tempat," tegas Dolly Bambang Hermawan, Minggu (9/11) malam.
Dia menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap waspada. Sebab pihaknya terus melakukan pengejaran.
Dolly membenarkan, bahwa Bripka Bahari tewas saat akan melakukan penangkapan terhadap pelaku perampokan. "Saat itu anggota kita yang tertembak hendak melakukan penangkapan," ujarnya.
Dolly langsung memerintahkan seluruh jajarannya, baik Polresta Pekanbaru dibantu Polda Riau untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku. "Saat ini, sedang dilakukan pengejaran dan penyisiran di beberapa lokasi untuk mencari pelaku yang kabur," jelas Dolly.
Dolly mengimbau kepada lapisan masyarakat agar tidak merasa khawatir. Karena Polda Riau terus berupaya untuk menangkap pelaku. "Masyarakat tidak perlu khawatir. Kami terus berupaya, walaupun timbul korban, kami tetap bekerja. Polisi memang risikonya begitu, risiko tugas," tegasnya.
(mdk/red)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Keberadaan KPAID Rokan Hulu Dipertanyakan
-
Hukrim
Direktur PT GTC Resmi Tersangka Atas Kasus Penipuan Travel Perjalanan Umroh
-
Hukrim
Demo Ratusan Mahasiswa Turunkan Jokowi-JK Berlangsung Ricuh di DPRD Riau
-
Hukrim
WN Malaysia Ditangkap Polisi Pekanbaru
-
Hukrim
Operasi Simpatik 2015 Libatkan 330 Petugas Gabungan
-
Hukrim
Penyidik KPK Periksa Empat Mantan Anggota DPRD Riau

