Puluhan Demonstran Tolak Kehadiran 3 Menteri ke Riau
Senin, 08 Juni 2015 14:29 WIB
PEKANBARU - Sekitar 20 aktivis yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Gubernur Riau (Gubri), Senin (8/6/15), menolak kedatangan tiga menteri ke daerah ini. Ketiga menteri tersebut yakni Menteri Polhukam, Mendagri dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).
"Kehadiran mereka hanya akan melegalkan praktek monopoli dan perampasan tanah oleh korporasi multinasional," tukas Aditya, Koordinator Lapangan (Korlap) dalam orasinya.
Perampasan dan monopoli pengusasaan tanah tersebut menjadi ibu permasalahan dan penderitaan kaum tani, yang melahirkan kehancuran kedaulatan pangan nasional, karena terampasan alat produksi pertanian.
Situasi ini diperburuk dengan semakin mahalnya harga benih, pupuk, obat obatan, tingginya bunga utang dan rendahnya harga jual pertanian.
"Oleh sebab itu Front Perjuangan Rakyat meminta pemerintah untuk menghentikan monopoli dan perampasan tanah rakyat di Riau. Pemerintah Provinsi secepatnya menerbitkan Perda (Peraturan Daerah, Red) yang mengatur tata kelola lahan yang berpihak kepada rakyat Riau," tukasnya.
Selain itu, tambah Aditya, FPR juga mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut izin perusahaan yang membakar hutan dan lahan di Riau. Selain itu, Presiden Jokowi juga diminta menolak program atau kebijakannya menyangkut Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti
-
Hukrim
Dugan Korupsi RTH, Massa GMPR Demo Polda dan Kejati Riau
-
Pendidikan
Demo Ribuan Guru Soal Dana Sertifikasi Nyaris Ricuh di Kuansing
-
Hukrim
Ratusan Mahasiswa BEM Sri Bengkalis Gelar Aksi Damai di Kejari
-
Hukrim
Kapolda Riau Bergabung dengan Umat Islam Tuntut Kapolri Tangkap Ahok
-
Hukrim
KAMMI Riau Kecam Pemukulan Terhadap Demonstran di Dumai

