- Home
- Lingkungan
- Dampak Kabut Asap, 2.193 Warga Dumai Alami Sakit Pernafasan
Dampak Kabut Asap, 2.193 Warga Dumai Alami Sakit Pernafasan
Jumat, 28 Februari 2014 14:57 WIB
DUMAI - Dinas Kesehatan Kota Dumai, menyatakan sebanyak 2.193 warga telah ke rumah sakit dan puskesmas untuk mengobati penyakit pada pernafasan atas dan tenggorok akibat udara tercemar kabut asap yang sudah terjadi sejak sebulan terakhir.
"Akibat udara Dumai berkabut asap, sudah banyak warga yang mendatangi pos kesehatan mengeluhkan sakit pada tenggorokan dan pernafasan," kata Kepala Dinkes Dumai, Marjoko Santoso, kepada riauterkinicom, Jumat (28/2/14).
Dikatakannya, jumlah penderita yang mencapai ribuan ini diketahui dari pencatatan kunjungan pasien di puskesmas dan rumah sakit pemerintah. Kunjungan pasien mengalami peningkatan pada Februari ini.
"Jumlahnya terus meningkat, terutama tingkat kedatangan harian dengan sebagian besar mengeluhkan sakit pernafasan dan tenggorokan akibat dampak kabut asap pekat tersebut," kata Marjoko.
Dijelaskannya, untuk kualitas udara mengalami penurunan karena diselimuti kabut asap dampak munculan titik panas kebakaran lahan di sejumlah tempat. Maka dari itu, kondisi lingkungan belum stabil bagi masyarakat.
"Untuk menghindari terkena gangguan kesehatan akibat asap, kita sarankan warga untuk memakai masker saat berada di luar ruangan dan menjaga kesehatan dengan asupan gizi cukup," sebut Marjoko.
Selanjutnya, pihaknya juga terus membagikan puluhan ribu lembar masker kepada masyarakat di sejumlah lokasi umum dan ruas jalan perkotaan untuk antisipasi dampak buruk lingkungan.
Dia juga mengingatkan wanita hamil, ibu menyusui dan bayi balita agar dihindari menghirup bebas udara berkabut asap karena sangat rentan diserang penyakit gangguan pernafasan.
"Pemerintah telah menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan, karena itu kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan lingkungan serta bagi perusahaan yang peduli agar turut membagikan masker ke masyarakat," pungkasnya.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

