- Home
- Lingkungan
- Mahasiswa Riau di Yogya Tuding Presiden Diskriminatif
Mahasiswa Riau di Yogya Tuding Presiden Diskriminatif
Rabu, 12 Maret 2014 12:49 WIB
PANGKALANKERINCI - Sekitar seratusan mahasiswa provinsi Riau di Yokyakarta menggelar aksi damai Selasa (11/3/14) terkait lambannya, pemerintah daerah maupun pusat menangani kabut asap yang kian memburuk di Riau. Mereka mendesak presiden SBY cepat tanggap menangani bencana kabut asap di provinsi Riau.
Aksi damai ini dimulai, dititik nol Yokyakarta, diprakarsai oleh mahasiswa Riau yang sedang melakukan studi diprovinsi tersebut. Dalam orasinya, sekitar seratusan, mahasiswa menuntut beberapa hal, pertama, agar Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat melalui Presiden SBY segera cepat tanggap menanggulangi bencana kabut asap yang terjadi di Povinsi Riau.
Kedua, agar Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat segera menindak tegas Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam kebakaran hutan dan diminta bertanggung jawab atas kabut asap yang membahayakan kesehatan masyarakat.
Ketiga, agar Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat segera mencabut izin operasional Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam aksi pembakaran hutan di Provinsi Riau.
Zulpandi sebagai koordinator lapangan yang menghubungi riauterkini.com melalui telepon genggamnya menyebutkan dalam aksinya, akibat dari kabut asap ini sudah sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Sejumlah roda kehidupan masyarakat di provinsi Riau lumpuh.
Mahasiswa yang juga menjabat sebagai ketua IPMR-KP Yogyakarta ini juga menegaskan bahwa Pemerintah harus melakukan langkah kongkrit untuk hal ini.
Sementara itu, Kemal sebagai ketua IPRY yang turut hadir dalam aksi tersebut juga menghimbau kepada masyarakat Riau juga ikut peduli dengan bencana yang terjadi ini. "Pemerintah harus bertindak cepat dalam menanggulangi bencana ini. Jangan ada diskriminasi yang dilakukan oleh pemerintah pusat terhadap Riau," tegasnya singkat.***(feb)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda

