Wabup Siak Minta Pemerintah Perkuat Pengawasan
Jumat, 08 April 2016 19:06 WIB
SIAK - Wakil Bupati Siak, Alfedri menegaskan bahwa Kabupaten Siak merupakan salah satu kawasan strategis di Riau, karena letaknya yang berdekatan langsung dengan Selat Malaka dan merupakan salah satu jalur perairan internasional.
Untuk itu, tidak menutup kemungkinan Kabupaten Siak menjadi daerah yang rawan tindak kejahatan translintas negara, termasuk rawan dengan paham radikalisme dan peredaran narkoba.
Makanya, pemerintah perlu melakukan pengawasan dan langkah antisipasi dengan baik serta memfungsikan berbagai akses masuk ke Siak.
"Saya senang dengan dilakukannya sosialisasi penagakan hukum ini. Karena sosialisasi tersebut dinilai sangat membantu dalam mengantisipasi berbagai tantangan di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sekarang," kata Alfedri dihadapan peserta Sosialisasi Penegakkan Hukum dan Pelayanan Keimigrasian yang di taja Kantor Imigrasi Klas IIB Siak, Kamis (7/4).
Sosialisasi juga dihadiri Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham Sutrisno, Kepala Kantor Imigrasi Klas II Siak Mulkan Lekat, Kepala LAM dan pejabat pemkab.
Terkait sudah pemberlakuan MEA, mau tidak mau suka tidak suka harus diikuti. Mulai tahun ini, kata Alfedri, sudah tidak ada batasan antara negara, termasuk tenaga kerja asing. "Karena itu, kita harus bisa bersaing dengan mereka," tukasnya.
Sosialisasi ini merupakan upaya yang perlu didukung dalam rangka menciptakan hubungan dan koordinasi yang baik antara Imigrasi dengan instansi lainnya. Sehingga diharapkan akan mempermudah tugas khususnya dalam hal keimigrasian, menuju Indonesia yang aman, tenteram adil dan makmur serta dalam lingkup Kabupaten Siak sejahtera.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Klas II Siak, Mulkan Lekat menyebutkan, saat ini masih banyak WNA di Indonesia yang bermasalah dan ini menjadi salah satu tujuan diadakannya sosialisasi agar peraturan tentang imigrasi di tegakkan dan tidak bisa di spelekan.
(adv/hum)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Masuk Daftar Cekal, Indonesia Tolak WNA Malaysia di Pelabuhan Dumai
-
Kesehatan
Pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi Dumai Turun Drastis Akibat Corona
-
Hukrim
Polres Dumai Tangkap Dua Calo Pembuatan Paspor bagi TKI Ilegal
-
Hukrim
Imigrasi Malaysia Pulangkan Ratusan TKI Ilegal Lewat Dumai Sejak Januari 2018
-
Hukrim
Keimigrasian Kemenkumham Riau Sebut Sudah 13 WNA Dideportasi dari Riau
-
Sosial
Diduga Korban Calo, Imigrasi Siak Tolak 23 Pemohon

