Simulasi, Pesawat Garusa Terbakar di Bandara SSK II Pekanbaru
Kamis, 25 September 2014 14:43 WIB
PEKANBARU - Pagi menjelang siang Kamis (25/9/14) sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Garuda terbakar di SSK II Pekanbaru. Tim gabungan dengan sigap memadamkan api yang membakar lambung pesawat hingga ke buritan.
Kejadian berawal ketika pesawat yang tidak sempurna saat landing (mendarat) akibat tebalnya kabut asap. Landing yang tidak sempurna membuat badan pesawat sedikit keras terhempas. Hal itu membuat putusnya kabel listrik di pesawat yang menjadi penyebab kebakaran.
Ketika api mulai membakar badan pesawat, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Tim Pemadam Kebakaran SSK II, Diskes, Lanud Roesmin Nurjadin dan Polsek Bukit Raya langsung bertindak sigap. Tidak membutuhkan waktu lama, apipun berhasil di padamkan.
Itu merupakan skenario yang disusun dalam simulasi penanggulangan kecelakaan penerbangan yang dilakukan oleh manajemen Bandara SSK II Pekanbaru.
GM Bandara SSK II Pekanbaru, Arif Darmawan mengatakan bahwa kegiatan simulasi yang dilakukan tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesigapan dan kewaspadaan tim rescue gabungan dalam penanganan kecelakaan penerbangan.
"Simulasi tersebut kita laksanakan secara rutin untuk meningkatkan kesigapan tim rescue gabungan dalam penanganan kecelakaan penerbangan," terangnya.***(H-we)
Kejadian berawal ketika pesawat yang tidak sempurna saat landing (mendarat) akibat tebalnya kabut asap. Landing yang tidak sempurna membuat badan pesawat sedikit keras terhempas. Hal itu membuat putusnya kabel listrik di pesawat yang menjadi penyebab kebakaran.
Ketika api mulai membakar badan pesawat, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Tim Pemadam Kebakaran SSK II, Diskes, Lanud Roesmin Nurjadin dan Polsek Bukit Raya langsung bertindak sigap. Tidak membutuhkan waktu lama, apipun berhasil di padamkan.
Itu merupakan skenario yang disusun dalam simulasi penanggulangan kecelakaan penerbangan yang dilakukan oleh manajemen Bandara SSK II Pekanbaru.
GM Bandara SSK II Pekanbaru, Arif Darmawan mengatakan bahwa kegiatan simulasi yang dilakukan tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesigapan dan kewaspadaan tim rescue gabungan dalam penanganan kecelakaan penerbangan.
"Simulasi tersebut kita laksanakan secara rutin untuk meningkatkan kesigapan tim rescue gabungan dalam penanganan kecelakaan penerbangan," terangnya.***(H-we)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

