Konsep Pekansikawan Harus Utamakan Bidang Transportasi
Kamis, 19 Maret 2015 21:50 WIB
PEKANBARU - Pengamat transportasi Universitas Islam Riau (UIR) Kudus Zaini ST MT mengatakan, konsep program Pekansikawan yang melibatkan Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak, Kampar dan Pelalawan harus memprioritaskan bidang transportasi.
"Saya mendukung sekali konsep program Pekansikawan yang digulirkan oleh empat pemerintah daerah. Sebab, dengan konsep kawasan Pekansikawan ini akan memacu pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan di empat daerah tersebut," kata Kudus, Kamis (19/3) di Pekanbaru.
Perihal memprioritaskan bidang transportasi dalam konsep Pekansikawan ini menurut Kudus, mengingat jalur transportasi menjadi salah satu penunjang keberhasilan perekonomian suatu daerah.
Jika transportasi terpenuhi, maka memudahkan akses menjalankan rode perokonomian antara lain akses pertanian, angkutan umum ( trans metro) yang membuka jalar Siak, Kampar dan Pelalawan.
"Sekarang ini, jalur transmetro masih sebatas kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. Kalau antara kabupaten tentunya akan banyak membawa hal yang positif. Misalnya, jika ada transmetro jurusan Siak, Pelalawan dan Kampar akan mengurangi jumlah kendaraan pribadi yang masuk ke Kota Pekanbaru," jelasnya.
Kemudian dalam program ini juga mengurangi kemacetan kota akibat kendaraan pribadi, menghemat bahan bakar dan menghindari polusi udara.
"Jadi saya nilai banyak manfatanya kalau konsep Pekansikawan dalam bidang transportasi ini betul betul terwujud," kata Dekan Fakultas Teknik UIR ini.
Namun demikian, kata Kudus, pemerintah daerah juga harus menyiapkan segala sarana prasarana penunjang seperti armada transportasi, jalan lintas yang memadai dan lain sebagainya.
"Oleh karena itu, selain bidang transportasi, bidang lainya yakni pertanian, industri dan bidang lainya harus menjadi konsep Pekansikawan. Dan program Pekansikawan ini juga harus sejalan dengan program nasional," pungkasnya.
(rdk/mcr)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Pemkab Siak Targetkan PAD Retribusi Menara Rp700 Juta
-
Ekbis
Awasi BUMD, Pemprov Riau Usulkan Perda Tata Kelola
-
Ekbis
Sepekan Transaksi Jual Beli Perhiasan Melemah di Dumai
-
Ekbis
Pemkab Bengkalis Sambut Baik Program Prisma Chevron
-
Ekbis
AHM Ajak Konsumen Saksikan MotoGP 2015
-
Ekbis
Dana Pembangunan Siak Dipotong Hingga Rp300 Miliar Lebih

