Riau Incar Sektor Perkebunan Tingkatkan PAD
Jumat, 03 Oktober 2014 11:22 WIB
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengincar sektor perkebunan, teruma produk CPO atau minyak kelapa sawit untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) setempat.
"Kami akan berupaya untuk mengoptimalkan pengelolaan pendapatan melalui produk perkebunan kelapa sawit karena sektor ini bisa memberikan dampak yang cukup besar terhadap pemasukan daerah," kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Riau Joni Irwan di Pekanbaru.
Dia mengatakan, Riau adalah salah satu daerah yang mampu menyumbang besar terhadap devisa negara dari sektor CPO (crude palm oil) dan pengelolaannya perlu ditingkatkan supaya juga bisa mendongkrak pendapatan daerah ke depan.
Dia menyebutkan, jika pendapatan dari CPO ini bisa terkelola secara optimal oleh daerah Riau, maka akan mampu menyubang PAD mencapai Rp8 triliun di luar sektor lainnya.
Hanya saja, dia menilai, dalam upaya tersebut cukup berat dan memakan waktu karena harus bermain di ranah peraturan perundang-undangan.
Namun begitu, hal tersebut tidaklah mustahil bisa terlaksana jika memang ada keseriusan dari pemerintah setempat dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Dalam merealisasikan hal tersebut juga harus ada dorongan dan kekompakan bersama pemerintah, khususnya daerah penghasil kelapa sawit.
"Tentu saja tidak bisa mudah, karena ini bermain di ranah pusat dan politik. Artinya, jika ini memang bisa dilakukan, maka kita perlu merevisi undang-undangnya," ujarnya.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

