Mahasiswa UIR Minta Presiden Turunkan Harga BBM
Rabu, 26 November 2014 19:27 WIB
PEKANBARU : Front Mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) menggelar aksi demo di depan Kampus UIR, Jalan Kaharuddin Nasution, Rabu (26/11/14) sore. Mereka menolak kedatangan Presiden RI Joko Widodo dan meminta harga BBM subsidi diturunkan.
Dari pantauan, terlihat massa membakar ban. Selain itu, mereka memilih aksi tidur di jalan sambil berorasi. Akses jalan menuju Kubang tidak ditutup. Namun, aksi mereka menimbulkan kemacetan.
Tidak sedikit para pejalan memilih melewati jalan-jalan kecil di sekitaran kampus. Massa kemudian masuk ke kampus dan menggelar sweaping.
Koordinator, Surya, meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk kembali menurunkan harga BBM berseubsidi. "Kita minta Pak Presiden turunkan harga BBM. Kami menolak kedatangannya," katanya.
Mereka juga berorasi terkait aksi demo yang dilakukan di RRI sebelumnya. Dimana insiden pemukulan dilakukan oknum polisi saat membubarkan aksi itu. "Kita juga menindaklanjuti pemukulan yang dilakukan oleh oknum polisi, kemarin," kata Surya.
Mereka memulai aksi sekitar pukul 16.00 WIB. mereka masuk ke kampus setelah satu jam berorasi hingga membuat kemacetan jalan. Hingga berita ini dituliskan massa masih melakukan aksinya.
(gem/gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Keberadaan KPAID Rokan Hulu Dipertanyakan
-
Hukrim
Direktur PT GTC Resmi Tersangka Atas Kasus Penipuan Travel Perjalanan Umroh
-
Hukrim
Demo Ratusan Mahasiswa Turunkan Jokowi-JK Berlangsung Ricuh di DPRD Riau
-
Hukrim
WN Malaysia Ditangkap Polisi Pekanbaru
-
Hukrim
Operasi Simpatik 2015 Libatkan 330 Petugas Gabungan
-
Hukrim
Penyidik KPK Periksa Empat Mantan Anggota DPRD Riau

