Kabid BM Dumai Tidak Terima Harian Surat Kabar
Kamis, 05 Desember 2013 13:57 WIB
DUMAI - Banyaknya persoalan seperti banjir di wilayah Kota Dumai, membuat ruangan Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) menempelkan selembaran pengumuman di kaca depan ruangan kerjanya. Selembaran itu bertulisan menolak awak media untuk masuk keruangan guna melakukan konfirmasi.
Dimana tulisan yang terpampang di ruangan Kabid Bina Marga tersebut, Kamis (5/12/13) pagi, "Untuk sementera Bidang Bina Marga tidak menerima harian surat kabar", selembaran itu dikeluarkan oleh Bidan Bina Marga Dina PU Kota Dumai. Beberapa rekan media mencoba melakukan konfirmasi kepada salah satu petugas yang berja di instansi itu mengaku tidak mengetahui Kabid Bina Marga tersebut.
"Sejak pagi tidak terlihat bapak (Kabid Bina Marga). Saya tidak tahu. Sepertinya dia meninjau pengerjaan proyek. Tapi mungkin juga ke Sungai Sembilan sana. Saya kira tak akan balek ke kantor," kata pria jangkung itu. Sontak saja, kalangan awak media mempertanyakan atas dasar penempelan pengumuman yang dilakukan Kabis Bina Marga Dinas PU Dumai tersebut.
"Pengumuman yang dibuat Kabid Bina Marga menyalahi UU pers. Apa dasar Kabid Bina Marga memasang pengumuman untuk tidak menerima harian dari berbagai surat kabar. Ini pelecehan. Harga diri pers disamakan dengan pengemis, peminta-minta. Biasanya orang membuat pengumuman, tidak menerima sumbangan. Sekarang tidak menerima harian surat kabar," jelas wartawan dari media harian terbitan Pekanbaru ini.
Sementara itu, Ketua PWI Dumai, Syafirzal meminta kepada Kabid Bina Marga Dinas PU Dumai untuk mencopot pengumuman tersebut. Karena menurut dia, pengumuman itu sudah menyamakan wartawan dengan pengemis. Selain itu, kalaupun memang tidak menerima kalangan awak media untuk dikonfirmasi jangan memasang pengumuman seperti itu.
"Kalau tidak mau dikonfirmasi atau didatangi wartawan ya jang diterima kalau wartawan datang. Jangan dipasang tulisan seperti ini. Kalau sudah semacam ini, apa jadinya tanggapan masyarakat kalau membaca tulisan itu. Pejabat publik harus siap dikonfirmasi demi kepentingan masyarakat, jangan malah memasang tulisan tidak menerima harian surat kabar," pungkas Syafrizal.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Pemko Dumai Tingkatkan Kwalitas Hidup Manusia
-
Sosial
Walikota Dumai Apresiasi Petani Sabet Juara Nasional Penas ke-14
-
Sosial
Walikota Dumai Imbau Perusahaan Patuhi Perda Tenaga Kerja
-
Sosial
Pemko Dumai Gelar Sosialisasi Pemberian Hibah dan Bansos
-
Sosial
Pemko Dumai Kembali Bangun 100 Unit RLH Tipe 36
-
Sosial
Pemko Dumai Perluas Jaringan PJU 7 Kecamatan

